1999. Installation Art, “Informasi Bata Merah”

Installation Art

“INFORMASI BATA MERAH”
17 – 20 November 1999
09.00 – 22.00 WIB

1. Ba.ta. n. 1 rectangular shaped like a small box or crate salt; 2, clay, stirring until smooth and then printed, dried and then burned (used to make walls, etc.); bricks.
Big Indonesian Dictionary, Second Edition, Dictionary Development Team, Development, and Language Development Centre Ministry of Education and Culture, Balai Pustaka, 1997, p. 97.

Art is not just a form of expression which is dominated by sophisticated, disguises symbols, signs are wrapped, in short art tend to forbid the ways technological and practical skills as a method of disclosure.

So that stagnation occurs in a way that revealed itself was framed at the level of intuitive and expressive, beyond that such as mathematical calculations and informative are ignored because they tend to be non-imaginative.

Since Duchamp threw “Fountain” (1916) marked R. Mutt (place a piece of piss) become more diverse artistic openness that anything done by an artist undoubtedly it is a work of art (Art as Idea as Idea), behind it is also implied that the form of the work is no longer just in terms of who makes it.
Containing art skills which included knowledge, tips and experience for the course, which aims to explain a particular meaning. In the American Heritage dictionary:
“…. Harmony of color or form excellence of craftsmanship truthfulness, originality, or another, unspecifiable Often property … ”
So it does not mean just beautiful / wonderful fun but can be important and valuable. On The Dictionary of Art:
“Art the skill, technique, or manipulation roomates is organized and communicable, and is culturally transmitted, it is the means by roomates the creating artist, through his work, is united with a receptive audience.”
Jugaseni interwoven with enthusiasts, human environment and society are willing to accept, does not mean that art is only for certain circles apart from society.

This is where the red bricks that you want to provide an alternative which is no longer displayed using emotional way (symbols and signs), as a form of information as much as possible as plainly stated to be even cooler, cleaner and informative mathematical remain cultivated in order to avoid misunderstanding. Bagaimanahubungan works of art as personal expression? Art does not have to be too personal but communal intensity and ability to have someone or a group to be shown in full display as a whole; intensity is no longer quite as stylish or refer to the thread that has been dianggapsebagai technical physical appearance, but he is part of a person with a complexity of thought , perspectives, customs and others that memakna overall meaning of creation.

IDE CREATION
-A kind of art do not have the emotional, expressive and intuitive, meaning it could be a full disclosure of how mathematical calculations or informative.
-What about originality? For me chastity is no longer a priority for an expression of art. The form can also synthesize the incorporation of some expression and honesty of the statement to be thrown into the audience.
-Defining the intact and provide a form of freedom of the object to be understood by the audience as
Penginformasian back brick-red object with a variety of both common sense perspective to the particular case.

REALIZATION OF
On the red brick is not really a subject matter, such as the completeness of the manufacturing process and its use is known to be informed a whole (real objects, drawings, photographs, understanding dictionaries etc.).

1. Ba.ta. n. 1 yang berbentuk persegi panjang seperti kotak atau peti kecil garam; 2, tanah liat yang diaduk sampai halus kemudian dicetak, dikeringkan lalu dibakar (dipakai untuk membuat dinding dsb); batu bata.
Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi II, Tim Penyusun Kamus, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Balai Pustaka, 1997, h. 97.

Seni tidak hanya didominasi oleh bentuk ungkapan yang njlimet, simbol-simbol penyamaran, tanda-tanda yang terbungkus; pendek kata seni cenderung mengharamkan cara-cara teknologis dan ketrampilan praktis sebagai metode pengungkapannya.

Sehingga kemandegan terjadi pada cara ungkap itu sendiri yang sudah terbingkai pada tataran intuitif dan ekspresif, di luar itu seperti perhitungan matematis dan informatif menjadi tak dihiraukan karena cenderung non imajinatif.

Sejak Duchamp melemparkan “Fountain” (1916) yang ditandai R. Mutt (seonggok tempat kencing) keterbukaan seni menjadi lebih majemuk sehingga apapun yang diperbuat oleh seorang seniman niscaya itu adalah karya seni (Art as Idea as Idea), dibalik itu juga tersirat bahwa sebentuk karya tidak lagi hanya dipandang dari segi siapa pembuatnya.
Seni mengandung kecakapan yang mana tercakup pengetahuan, kiat dan pengalaman tentunya yang bertujuan demi menjelaskan suatu makna tertentu. Pada kamus American Heritage:
“…. Harmony of form or colour excellence of craftsmanship truthfulness, originality, or another, often unspecifiable property …”
Jadi bukan berarti hanya elok / indah yang menyenangkan saja tetapi bisa berarti penting dan berharga. Pada Dictionary of The Art:
“Art the skill, technique, or manipulation which is organized and communicable, and is culturally transmitted, it is the means by which the creating artist, through his work, is united with a receptive audience”.
Jugaseni terjalin dengan peminat, lingkungan manusia dan masyarakat yang sudi menerima, bukan berarti seni hanya untuk kalangan tertentu yang terlepas dari masyarakatnya.

Disinilah bata merah hendak memberikan suatu alternatif yang mana ditampilkan tidak lagi menggunakan cara emosional (simbol dan tanda), karena sebentuk informasi sebisa mungkin segamblang yang tertera bahkan bersifat dingin, bersih dan matematis yang tetap diusahakan informatif agar tidak terjadi salah paham. Bagaimanahubungan karya seni sebagai ungkapan personal? Seni tidak harus personal tetapi bisa juga komunal yang mempunyai intensitas dan kesanggupan seseorang atau gerombolan untuk ditampilkan secara utuh ditampilkan secara utuh; intensitas tidak lagi merujuk pada segaya ataupun benang merah yang selama ini dianggapsebagai penampakan fisik teknis, tetapi dia adalah bagian dari seseorang dengan komplesitas pemikiran, cara pandang, kebiasaan dan lain-lain sehingga memakna secara keseluruhan arti penciptaannya.

IDE PENCIPTAAN
-Sebentuk karya seni tidak harus emosional, ekspresif dan intuitif, artinya cara pengungkapannya bisa juga penuh perhitungan matematis ataupun informatif.
-Bagaimana dengan originalitas? Bagi saya kemurnian tidak lagi menjadi prioritas bagi sebuah ungkapan seni. Bentuknya bisa juga sintesa yaitu penggabungan dari beberapa ungkapan dan kejujuran pernyataan untuk dilemparkan ke khalayak.
-Pendefinisian secara utuh dan memberikan kebebasan sebentuk obyek untuk dimengerti oleh khalayak seperti
-Penginformasian kembali objek bata merah dengan berbagai perspektif baik secara pemikiran umum sampai ke hal khusus.

BENTUK PERWUJUDAN
Tentang bata merah sebenarnya tidak menjadi pokok soal, karena kelengkapan seperti proses pembuatan dan penggunaannya diketahui untuk diinformasikan secara utuh (objek nyata, gambar, foto-foto, pengertian kamus dan lain-lain).

h8k1-c h12k10-c h14k12-c h15k13-c h16k14-c h18k16-c h21-c h26-c h30-c h32-c

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s