15. Aldabran tortoise : Aldabrachelys elephantine (Dipsochelys dussumieri)

Terdiri dari :

1. Aldabra tortoise (Dipsochelys dussumieri)
2. Seychelles giant tortoise (Dipsochelys hololissa)
3. Arnold’s tortoise (Dipsochelys arnoldi)

Status konservasi : Rentan ( IUCN 3.1 )

Kerajaan: Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Reptilia
Order: Testudines
Subordo : Cryptodira
Superfamili : Testudinoidea
Keluarga : Testudinidae
Genus : Aldabrachelys
Spesies : A. gigantea

Aldabrachelys gigantea, Schweigger, 1812

Picture1AlChell

Sinonim

Testudo dussumieri Schlegel , 1831 ( Nomen nudum )
Testudo dussumieri Gray , 1831
Testudo daudinii Duméril & Bibron , 1835
Testudo elephantina Duméril & Bibron , 1835
Geochelone ( Chelonoidis ) gigantea Fitzinger , 1835
Testudo hololissa Günther , 1875 ( Nomen nudum )
Testudo hololissa Günther , 1877
Testudo ponderosa Günther , 1877
Testudo sumeirei Sauzier , 1892
Testudo gigantea elephantina Rothschild , 1897
Testudo gigantea gigantea Rothschild , 1897
Testudo gigantea daudini Rothschild , 1906 ( ex errore )
Testudo gigantea soumeirei Rothschild , 1906 ( ex errore )
Testudo gouffei Rothschild , 1906
Testudo daudini Mertens , Müller & Rust , 1934
Testudo gigantea daudinii Mertens & Wermuth , 1955
Geochelone sumeiri Loveridge & Williams , 1957 ( ex errore )
Geochelone elephantina Pritchard , 1967
Geochelone gigantea daudinii Pritchard , 1967
Geochelone gigantea gigantea Pritchard , 1967
Geochelone gouffei Pritchard , 1967
Geochelone sumeirei Pritchard , 1967
Aldabrachelys gigantea Percy , 1970
Megalochelys gigantea gigantea Obst , 1978
Geochelone gigantea elephantina Honegger , 1980
Dipsochelys arnoldi Bour , 1982
Dipsochelys daudinii Bour , 1982
Dipsochelys elephantina Bour , 1982
Dipsochelys hololissa Bour , 1982
Geochelone sumieri Crumly , 1982 ( ex errore )
Dipsochelys sumeirei Bour , 1984
Megalochelys gouffei Obst , 1985
Megalochelys sumeirei Obst , 1985
Aldabrachelys elephantina Iverson , 1986
Dipsochelys elephantina elephantina Bour , 1988
Dipsochelys elephantina sumeirei Bour , 1988
Dipsochelys dussumieri Gerlach & Canning , 1996
Dipsochelys gigantea Gerlach & Canning , 1996
Dipsochelys resurrecta Gerlach & Canning , 1996 ( Nomen nudum )
Testudo sumieri Gerlach & Canning , 1996
Dipsochelis elephantina Rogner , 1996
Geochelone gigentea Sharma , 1998 ( ex errore )
Geochelone daudinii Farkas & Sasvári , 1999
Geochelone dussumieri Farkas & Sasvári , 1999
Geochelone hololissa Farkas & Sasvári , 1999
Testudo arnoldi Paull , 1999
Aldabrachelys dussumieri Orenstein , 2001
Dipsochelys resurrecto Ferri , 2002 ( ex errore )
Aldabrachelys arnoldi Austin , Arnold & Bour 2003
Aldabrachelys daudinii Austin , Arnold & Bour , 2003
Aldabrachelys gouffei Austin , Arnold & Bour , 2003
Aldabrachelys hololissa Austin , Arnold & Bour , 2003
Aldabrachelys ponderosa Austin , Arnold & Bour 2003
Aldabrachelys sumeirei Austin , Arnold & Bour 2003
Aldabrachelys sumierei Austin , Arnold & Bour , 2003 ( ex errore )
Aldabrachelys elephantopus Claude & Tong , 2004
Dipsochelys dussumieri sumeirei Gerlach , 2004
Dipsochelys elephantopus Gerlach , 2004
Dipsochelys sumierei Chambers , 2004
Testudo gajah Chambers , 2004 ( ex errore )
Aldabrachelys arnoldii Le , Raxworthy , McCord & Mertz , 2006 ( ex errore )
Emys gigantea Grandidier , 1868
Testudo grandidieri Vaillant , 1885
Geochelone grandidieri Loveridge & Williams , 1957
Aldabrachelys grandidieri Bour , 1980
Dipsochelys grandidieri Bour , 1982
Megalochelys grandidieri Obst , 1985

Kura raksasa Aldabra (Aldabrachelys gigantea), dari Atol Aldabra di kepulauan Seychelles, adalah salah satu kura-kura terbesar di dunia. Spesies ini secara luas disebut sebagai Aldabrachelys gigantea dan telah ditempatkan dalam genus Dipsochelys sebagai Dipsochelys dussumieri.

Anatomi dan morfologi
Karapas berwarna cokelat atau cokelat mendekati gelap, bentuk berapas berkubah. Memiliki kaki kekar yang menobang berat tubuhnya. Lehernya sangat panjang dan berukuran besar yang membantu untuk mennggapai cabang-cabang pohon yang tingginya satu meter dari tanah sebagai sumber makanan .

Ukurannya tidak jauh berbeda dari si kura terkenal kura raksasa Galapagos, rata-rata panjang karapas nya 120 cm. Berat rata untuk jantan sekitar 250 kg. Betina umumnya lebih kecil daripada yan jantan dengan rata-rata panjang kerapas 90 cm dan berat 150 kg.

Lingkup Penyebaran
Populasi utama kura-kura raksasa Aldabra ini berada di kepulauan Atol Aldabra di Seychelles. Atol telah melindungi kura ini secara alami dari pengaruh manusia dan merupakan rumah bagi sekitar 100.000 kura-kura raksasa, yang merupakan populasi kura darat terbanyak. Sementara populasi yang lain terisolasi di pulau Changuu dekat Zanzibar dan populasi yang lain yaitu berada di konservasi taman di Mauritius dan Rodrigues. Kura-kura ini mampu tinggal diberbagai macam habitat, termasuk padang rumput, semak belukar, hutan bakau, dan di pantai berpasir.

ekologi dan habitat
terdapat keanehan yang mana ada 20an jenis rumput yang tumbuhnya amat pendek, seakan menghindari untuk di makan kura, padahal di habitat yang lain ke 20an jenis rumput itu mampu tumbuh di atas ukuran rahang seekor kura aldabra.

Sebagai hewan terbesardi dalam lingkungannya, kura-kura Aldabra melakukan peran yang sama dengan apa yang dilakukan gajah . Dikarenakan akan amat terlihat di mana kura aldabra memunguti dedaun ranting dan kulit kayu sebagai konsumsi sehari-harinya, disinilah jejak kura akhirnya akan digunakan oleh hewan lain atau kura lainnya untuk menyusur jalur yang sama.

Makanan Alamiahnya
Terutama herbivora, seperti memakan rumput, daun, dan batang ataupun kulit tanaman berkayu. Mereka sesekali mengkonsumsi invertebrata kecil dan bangkai, bahkan tidak jarang memakan tubuh kura-kura yang sudah mati lainnya. Dalam penangkaran mengkonsumsi buah-buahan seperti apel dan pisang, serta cincangan sayur-mayur.
Air tawar yang tersedia untuk diminum amatlah sedikit di habitat alamnya, sehingga mereka memperoleh sebagian besar kandungan air dari makanan.

spesies rumput sebagai sumber makanan :
Bacopa monnieri, Boerhavia elegan, Bulbostylis basalis, cassia aldabrensis, Cyperus dubius, Cyperus ligularis, Cyperus obtusiflorus, Dactyloctenium pilosum, Eragrostis decumbens, Euphorbia prostrata, Euphorbia stoddartii, Evolvulus alsinoides, Fimbristylis cymosa, Fimbristylis ferruginea, Hypoestes aldabrensis, Lagrezia madagascariensis, Lepturus repens, Mollugo spergula, Panicum aldabrense, Phyllanthus maderaspatensis, Pleurostelma cernuum, Plumbaga aphylla, Pycreus pumilus, Ruellia monanthos, Sclerodactylon macrostachyum, Sida parvifolia, Solanum nigrum, Sporobolus testudinum, Sporobolus virginicus, Tephrosia pumila.

tingkah laku
Kura Aldabra baik secara individua maupun di penangkaran cenderung untuk berkumpul di padang rumput terbuka. Mereka paling aktif di pagi hari ketika matahari belum menyengat yang mana mereka cenderung bersama menghabiskan waktu untuk makanan.

Mereka memiliki karakteristik lambat dan hati-hati, walau beitu mereka mampu bergerak cepat. Mereka juga dikenal sebagai akrobatik yang berbahaya seperti hanya bertumpu di satu kaki belakang untuk mencabang cabang yang diinginkan, alhasil biasanya jatuh rebah dengan punggung di atas tanah yang itu berarti tidak mudah untuk membalikkan badan kembali dan resikonya akan mati.

Usia hidup
Kura-kura besar adalah salah satu hewan yang mampu bertahan hidup amat lama di planet bumi ini. Beberapa kura-kura raksasa Aldabra yang dewasa penuh dianggap umur rata-ratanya lebih dari 200 tahun, tapi ini sulit untuk memverifikasi karena mereka cenderung hidup lebih lama sedangkan kita sebagai pengamatnya tidak mampu selama itu. Adwaita, konon salah satu dari empat yang dibawa oleh pelaut Inggris dari Kepulauan Seychelles sebagai hadiah kepada Robert Clive dari British East India Company di abad ke-18 untuk di taruh di kebun binatang Calcutta pada tahun 1875. Pada kematiannya di bulan Maret 2006 di Kolkata (nama Kalkuta sebelumnya) di kebun itu juga, Adwaita dianggap telah mencapai rentang hidup terpanjang 255 tahun (kelahiran tahun 1750). Hari ini, Esmeralda dianggap sebagai kura-kura raksasa tertua yang sanggup hidup hingga 170 tahun, begitu juga sejak kematian Harriet kura Galapagos pada usia 176 tahun.

pembiakan
Antara Februari dan Mei, betina akan bertelur 9 sampai 25 butir telurnya yang lentur, sarangnya bersifat kering. Biasanya kurang dari setengah dari seluruh telur yang subur. Betina akan mampu beberapa musim bertelur dalam setahun. Setelah inkubasi selama sekitar delapan bulan, maka akan menetas di bulan Oktober sampai Desember.

konservasi
Kura raksasa Aldabra memiliki sejarah konservasi yang sangat panjang dan terorganisir. Albert Gunther dari British Museum yang kemudian pindah ke Natural History Museum London (Charles Darwin dan ilmuwan terkenal lainnya juga mendaftarkan diri untuk membantunya) bekerja sama dengan pemerintah Mauritius untuk mendirikan cagar alam pada akhir abad ke-19. Perihal tangkar menangkar, namun berbeda yaitu pada spesies kura-kura raksasa dari pulau-pulau Seychelles (kura raksasa Seychelles/ Dipsochelys hololissa dan kura raksasa Didsochelys Arnoldi) adalah subyek dari penangkaran dan reintroduksi programthe Nature Protection Trust of Seychelles.  . http://en.wikipedia.org/wiki/Aldabra_giant_tortoise

seychelles-map

http://www.taos-telecommunity.org/epow/EPOW-Archive/archive_2011/EPOW-110314.htm

800px-Aldabra.giant.tortoise.arp

http://en.wikipedia.org/wiki/File:Aldabra.giant.tortoise.arp.jpg

800px-Aldabra_Giant_Tortoise_Geochelone_gigantea_edit1

http://en.wikipedia.org/wiki/File:Aldabra_Giant_Tortoise_Geochelone_gigantea_edit1.jpg

800px-Child_riding_tortoise

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/0a/Child_riding_tortoise.jpg

SEYCHELLES

1.      Seychelles giant tortoise (Dipsochelys hololissa)

ARNold

1.      Arnold’s tortoise (Dipsochelys arnoldi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s