49. Berlandieri’s Texas tortoise (Gopherus berlandieri)

IUCN Red List Status spesies – bimbang

kerajaan Animalia
filum Chordata
kelas Reptilia
urutan Testudines
keluarga Testudinidae
Genus Gopherus

Picture1

spesies dari Amerika, kura-kura Berlandier bentuknya agak lonjong, kerapas agak melandai berpenampilan bergerigi kasar, sebagian besar berwarna coklat, yang pada pusat per scute kekuningan – oranye, sedangkan plastron berwarna kuning. kepala berbentuk baji, memiliki moncong runcing dan rahang atas sedikit tengadah. Kaki belakang kokoh datar rata mirip dengan kaki gajah. Kepala, kaki dan ekor coklat kekuningan. Kura-kura jantan Berlandier dapat dibedakan dengan karapas mereka sedikit lebih panjang dan sempit dan plastronnya cekung.

dikenal sebagai
kura-kura texas.
Sinonim
Gopherus polyphemus berlandieri, Scaptochelys berlandieri, Testudo berlandieri, Xerobates berlandieri.

ukuran

Panjang karapas : sampai 24 cm

biologi

Kura-kura omnivora terutama rumput dan tetumbuhan, buah merah, bunga dan batang kaktus Opuntia. Serangga, siput, bangkai dan tulang hewan juga kadang dikonsumsi.

Tidak seperti spesies lain Gopherus sang kura kura penggali (Gopherus polyphemus), kura-kura Berlandier itu tidak menggali. Sebaliknya, menggunakan lengan depan dan sisi shell untuk mendorong puing-puing dan tanah untuk menciptakan tempat peristirahatan yang awal tidak begitu dalam yang disebut palet. Palet ini umumnya terletak di bawah semak atau kaktus yang itu dipergunakan terus menerus secara bertahap bisa mencapai kedalaman 1,5 meter. Kadang-kadang Berlandier ini menggunakan sarang mamalia lain yang sesuai ukuran liangnya uantuk digali lagi lebih dalam.

Di Texas , musim pacaran dan kawin dari bulan Juni sampai September. Selama pacaran,  sang jantan mengikuti betina, mengangguk kepalanya ke arah betinanya. Yang terakhir untuk mendapatkan betinanya dengan upaya menghentikan yaitu dengan dengan cara menggigit kepalanya, atau menyeruduknya menggunakan tulang gular di depan plastronnya. Maka si betina akan diam di tempat untuk menghindari hal itu sambil menarik kepalanya, sedangkan pejantan terus menerus mendorongnya sampai benar-benar sang betina diam maka akhirnya sang jantan menumpanginya dari belakang, sedang kaki depannya mencengkeram sebagai pegangan/bertumpu pada kerapas betinanya maka kawin baru dilangsungkan.

Waktu bersarang  terjadi antara bulan April dan Juli dengan betina meletakkan biasanya dua atau tiga telur di dalam tanah yang dipadatkannya. Satu atau dua musim peneluran di setiap tahun dan telur menetas setelah 88-118 hari masa inkubasi. Berlandier lambat untuk dewasa dan diperkirakan bahwa perempuan mungkin tidak berkembang biak dengan sukses sampai mereka lebih dari satu dekade.

Habitat
Kura-kura Berlandier mendiami daerah semi-gurun di Meksiko sampai ketinggian 884 meter, dan hutan semak belukar di daerah lembab dan subtropis di selatan Texas sampai 100 atau 200 meter di atas laut,  juga di habitat kering di hutan-hutan belukar dan padang rumput.

Ancaman
Di beberapa bagian jangkauan habitat yang menjadi berkurang akibat dari pertanian intensif. Seperti membabat seluruh areal yang bersemak termasuk kaktus opuntia yang menjadikan tempat penggembalaan ternak yang berupa padang yang menghancurkan habitat alami kura-kura ini. Dampak tersebut telah sangat dirasakan di Rio Grande Valley of Texas, di mana lebih dari 90 persen habitat semi-gurun telah dihancurkan oleh kegiatan pertanian, sementara sisanya yang terlindungi hukum suaka saja yang tersisa 80 persen dari habitat yang cocok juga akan terancam oleh pembangunan. Di masa lalu banyak kura Berlandier yang dikumpulkan untuk perdagangan hewan peliharaan. Walau sekarang sudah sudah terindungi, tetap saja yang illegal akan berlangsung terus berlanjut dan dalam sejumlah kecil dieksploitasi untuk konsumsi. Selain itu, kura-kura Berlandier banyak yang terbubunuh setiap tahun di jalan-jalan.

http://www.arkive.org/berlandiers-tortoise/gopherus-berlandieri/

g_berlandieri_rm

http://emys.geo.orst.edu/collection/species/Gopherusberlandieri/Gopherusberlandieri.html

Texas_tortoise_face_op_800x600

http://www.texasturtles.org/Gopherus_berlandieri.html

Gopherus_berlandieri7

maaf lupa sumbernya.

Berlandiers-tortoise Berlandiers-tortoise2 Berlandiers-tortoise-walking-across-sand

http://www.arkive.org/berlandiers-tortoise/gopherus-berlandieri/

Texas_tortoise_plastron_op_800x600

http://www.texasturtles.org/Gopherus_berlandieri.html

59. Kura-kura hutan Asia ( Manouria emys) ( Schlegel & Müller , 1844 ).

Status konservasi (IUCN 3.1 )

Kerajaan: Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Reptilia
Order: Testudines
Keluarga : Testudinidae
Genus : Manouria
Spesies : M. Emys

Kura-kura hutan Asia (Manouria emys) juga dikenal sebagai kura-kura cokelat Asia adalah spesies kura-kura yang ditemukan di India (Assam), Bangladesh, Burma (Myanmar), Thailand , Malaysia dan Indonesia (Sumatera , Kalimantan) .

deskripsi
Kura-kura terbesar di daratan Asia, kura dewasa dari subspesies utara, Manouria emys phayrei , bisa mencapai 25 kg di alam liar dan lebih lebih di penangkaran. Kerapas  tidak begitu berkubah , margin anterior dan posterior membalik ke atas yang geriginya tidak begitu tajam , memiliki nuchal scute;  memiliki dua perisai supracaudal, perisai dorsalnya  konsentris lurik , seringkali cekung , vertebrals jauh lebih luas daripada panjangnya dan setidaknya seluas costals . Plastron besar , wilayah gular biasanya agak berlekuk ke dalam, lobus belakang sangat berlekuk, perisai dada mungkin secara luas terpisah satu sama lain, atau dari jahitan terlihat berdempetan, perisai aksila sangat kecil , inguinalnya besar. Kepala berukuran sedang disbanding keluasan dan besarnya tubuh , dua perisai besar prefrontal dan frontal besar, paruh tidak nampak, rahang landai datar denticulated , permukaan alveolar rahang atas dengan punggung bukit median kuat . Forelimb anterior dengan sangat besar, kurus, runcing, imbricate tuberkel , membentuk empat atau lima seri membujur; kaki belakang dengan tuberkel tulang yang sangat besar pada permukaan plantar, berbentuk kerucut , dan mencuat seperti pada tumit , dan ada beberapa kelompok yang tuberkelnya mengerucut besar di setiap sisi di bagian belakang paha . Kura dewasa berwarna coklat gelap atau bahkan kehitaman  dan hitam, karapas coklat kekuningan, dengan tanda bidang motif berwarna coklat gelap .

Diyakini berada di antara yang paling primitif dari kura-kura yang kini hidup, berdasarkan studi molekuler dan morfologi . Ini adalah satu-satunya kura-kura yang bertelur di atas tanah dalam hal bersarang (layaknya buaya) yang bahan sarangnya terbuat dari pengumpulan serasah dedaun dan sampah yang dilakukan oleh betina yang dipungut dari areal sekitar sarang radius 150cm-200cm. Betina menggunakan kedua kaki depan dan belakang untuk mengumpulkan bahan sarang dan sering juga mendorongnya  kea rah sarang menggunakan bagian depan tubuhnya. Betina mungkin mampu mengeluarkan telur sampai  50 butir di dalamnya . Dia kemudian menelungkup di dan dekat sarang untuk melindungi dari  predator. http://en.wikipedia.org/wiki/Asian_forest_tortoise

kura Manouria emys

Oleh Vijay Virupannavar

Rentang geografis
Manouria emys adalah asli ke selatan dan tenggara Asia , mulai dari India timur yang kering dan dingin ( Assam ), Bangladesh, selatan dan timur Myanma , Thailand, Malaysia , dan hingga  pulau Sumatera dan Kalimantan . Spesimen Impor/ pendatang telah ditemukan di Vietnam. ( Moll , 1989)

habitat
kura-kura ini ditemukan di daerah beriklim dan berhabitat lembab yang dipengaruhi oleh hujan. Suhu dari 55 F – 85 F ( 13-29 derajat Celcius ) lebih disukai. Untuk bertahan hidup, Manouria emys muda membutuhkan suhu harus di atas 65 F ( 18 derajat Celcius ). Spesies ini juga lebih suka kelembaban sekitar 60 % – 100 %. Selain itu, kura-kura ini tidak pernah keluar jauh dari sumber air, seperti kolam. M. emys biasanya ditemukan di hutan tropis dataran tinggi yang lebih suka di kondisi dingin dan lembab disbanding spesies kura-kura lainnya. ( McKeown , et al , 1991; . Jacobsen dan Tabaka , 2004)

Deskripsi Fisik

Manouria emys adalah kura-kura terbesar menghuni Asia. Beberapa karakteristik dari cangkangnya membedakannya dari spesies lain . The scute serviks di kulit kura-kura cokelat yang lebih pendek dan lebih luas bila dibandingkan dengan kura-kura Asia lainnya selatan . Cokelat kura-kura juga telah membagi scutes supracaudal , sedangkan kura-kura lain tidak . Ini memiliki banyak sisik pada paha belakang nya , sebuah karapas kubah , sedikit bergerigi marginals posterior , dan bervariasi dalam warna dari coklat sampai hitam , tergantung pada subspesies. Ada dua subspesies diakui : 1. Manouria emys emys yang biasa disebut kura-kura cokelat Asia, sementara 2. M. e . phayrei disebut kura cokelat Burma. Burma coklat  lebih besar yang dapat tumbuh hingga 60-80 sentimeter dan berat 37-40 kilogram berwarna lebih gelap dibanding kura cokelat asia emys emys yang tumbuh hingga 50-70 sentimeter dengan berat 20-25 kilogram. Seperti pada umumnya kura-kura, Jantan cenderung memiliki ekor panjang dan lebih tebal dan juga memiliki cekung plastra ( yang berfungsi untuk memfasilitasi kawin ) dari pada betina. ( Moll , 1989)

rentang berat badan
20-40 kg
44,05-83,50 lb

  rentang panjang
50 sampai 80 cm
19,69-27,62 lb

reproduksi
Tingkah laku pacaran pada spesies ini lebih rumit daripada di kura-kura lain, Selama pacaran kepala jantan mengangguk untuk berkomunikasi dengan calon pasangan. Betina biasanya tidak membalas dengan anggukan kepalanya dalam tidak menanggapi selama pacaran karena mungkin betina tidak siap matang belum waktunya kawin, meskipun betina melakukan anggukan kepala untuk berkomunikasi satu sama lain atau dengan jantan saat tidak waktunya masa kawin. Kedua jenis kepala angguk mengangguk terarah horizontal dan ditinggikan vertikal . Fiksasi adalah perilaku lain pacaran yang dilakukan oleh jantan yaitu sepenuhnya memperpanjang kepala dan leher yang tetap menunjuk/ mengarah ke arah betina yang dituju. Pendekatan dengan jalan menempel betina dari belakang. Jika yang betina melambat atau berhenti maka biasanya yang jantan mencoba untuk menunggangi nya. Jika dia tidak memperlambat atau menghentikan maka pejantan akan menggigit sang betina agar tidak bergerak/ diam untuk agar mudah menungganginya.  Tabiat lain yaitu pejantan dan betina mengeluarkan suara seperti menyanyi saat pacaran. Suara rendah, menyerupai erangan dan rintihan, dan tidak lupa selalu mengangguk-anggukkan kepala masing-masih di saat pacaran seperti ini.. Vokalisasi jantan biasanya lebih lama dalam durasi dibandingkan vokalisasi betina. Seperti kura-kura lain, laki-laki selalu bersuara gaduh saat terjadi perkawinan .

Kami tidak memiliki informasi apakah jantan atau betina dalam spesies ini ritual kawin akan dilakukan lebih dari sekali per musim, tetapi kemungkinan iya dilakukan dengan kura-kura lainnya, baik laki-laki dan perempuan mungkin memiliki beberapa untuk dikawini walau mungkin hanya dengan pasangan itu itu saja untuk perkawinan yang lebih intens. ( McKeown , et al . , 1991)

    Rentang jumlah keturunan
23-51

    Rata-rata jumlah anak
39

Rentang periode penetasan
63-84 hari

Kebiasaan unik kura ini adalah membangun sarang di atas permukaan tanah (tidak menggali lubang pada umumnya kura), dan bagaimana memberi perlindungan terhadap telur-telurnya .

Selama beberapa hari sebelum bertelur, betina mengumpulkan serasah daun dan ranting dahan serta sampah lainnya yang ada di dekatnya atau radius 150-200cm dari pusat berada di gundukan di mana dia akan meletakkan telurnya. M. Emys menggunakan anggota tubuh bagian depan mereka untuk ‘ memunguti ‘ dedaunan dan sampah.

Dilaporkan banyaknya peneluran di dalam penangkaran 21-53 butir telur per masa peneluran (Ukuran banyaknya jumlah peneluran berkisar 21-53 telur, catatan ini untuk di dalam penangkaran. Waktu inkubasi penetasan berkisar 63-84 hari, juga dalam situasi penangkaran dengan inkubasi buatan. Maaf kami tidak memiliki informasi tentang reproduksi spesies ini di alam liar, McKeown , et al . , 1991), yang betina kemudian metutup dengan vegetasi dan menjaganya , sering juga menumpuki nya dengan berlebihan. Jika telur terancam oleh predator, maka kura betina akan mencoba mengusir mereka dengan mendorong dan menggigit, tetapi jika ini gagal, dia kemudian membela telurnya dengan cara menelungkupi sarang menggunakan seluruh tubuhnya. Perilaku ini biasanya berlangsung hanya beberapa hari setelah bertelur, tetapi telah tercatat sampai enam minggu.
Tidak ada kura-kura lain yang menunjukkan tingginya tingkat pengasuhan dan perlindungan seperti ini. Diperkirakan bahwa perilaku ini membantu melindungi telur dengan mengalihkan dan membingungkan predator, yaitu dengan cara menambahkan bahan lain yang berbau keras menyengat ke sarang untuk membantu menyembunyikan aroma telur dari predator. Suhu sarang penetasan tercatat berkisar pada 82-86 derajat F (28 – 30 C) dan kelembaban 80 – 90%. ( Alderton , 1988; McKeown , et al , 1991; . Moll , 1989)

Capaian Umur
Terbesar faktor pembatas dalam umur tampaknya predasi , baik oleh manusia atau dari kerusakan habitat . ( Moll , 1989)

rata-rata umur
Status : di alam liar
150 tahun

Status : di penangkaran
19,9 tahun

tingkah laku
Manouria emys bergerak sangat lambat, bahkan ketika terancam. Spesies ini aktif selama senja, atau siang hari jika suhu tidak terlalu tinggi. Jika iklim agak  hangat atau bahkan panas maka kura ini menggali tanah untuk didiami atau menempati tumpukan serasah sampah daun yang masih basah. Mereka juga ditemukan suka berendam di kolam dangkal dan sungai kecil yang dangkal yang sama sekali tidak berarus.

kura coklat tampaknya memiliki vokalisasi yang lebih kompleks untuk berkomunikasi dengan lainnya dalam spesies mereka daripada jenis kura-kura yang lain, tetapi mereka dikenal tidak sangat sosial. Jantan selalu terlibat dalam perselisihan vokal dan pertengkaran saling mendorong untuk memperebutkan pasangan, dan juga tingkah kura betina demi mempertahankan sarang juga akan keras dan kasar pada kura yang lain baik sesama betina atau sekalipun dengan pejantan. ( McKeown , et al , 1991; . Moll , 1989)

Makanan
Kura ini cenderung herbivora. Makanan mereka biasanya terdiri dari rumput, sayuran, daun , dan buah-buahan. Mereka juga mau memakan hewan lain pada kesempatan yang sebagian besar adalah invertebrata kecil dan amfibi . ( McKeown , et al , 1991; . Moll , 1989; Jacobsen dan Tabaka , 2004 )

predasi

Spesies ini bergantung pada shell yang kuat untuk perlindungan dari predator . Ini preferensi untuk senja jam untuk kegiatan , dan warna kecoklatan nya juga dapat membantu menghindari predator . Perlindungan Perempuan dan pemeliharaan sarang dapat membantu melindungi anak-anaknya selama waktu yang paling rentan hidup mereka . Meskipun dia tidak bisa mencegah yang kuat telur pemakan , hanya dengan mengganggu predator dan menciptakan gangguan dia dapat mencegah atau membingungkan mereka . Sering sarang – bangunan nya juga dapat membantu menyembunyikan aroma telur .

Manusia adalah predator paling berbahaya untuk spesies ini . Kami tidak memiliki informasi spesifik tentang predator M. emys , tetapi kemungkinan bahwa predator besar , seperti harimau , canids , atau beruang , mungkin akan menyerang kura-kura . Banyak predator yang lebih kecil seperti rubah dan biawak yang suka memakan telur kura-kura, dan burung predator akan menyerang kura-kura remaja. ( Alderton , 1988)

Peran ekosistem
Sebagai herbivora , M. emys membantu dalam membersihkan daun, jamu , dan buah yang berada di lantai hutan. Biji buah tersebar melalui kotoran kura-kura. ( Alderton , 1988; , McKeown , et al , 1991; . Moll , 1989 )

Beberapa orang di Asia Tenggara menggunakan M. emys sebagai sumber makanan dan obat-obatan. Selain itu, M. emys adalah hewan menguntungkan dalam perdagangan hewan peliharaan secara internasional. ( Moll , 1989)

Status konservasi
Di beberapa bagian Asia, kura coklat dieksploitasi untuk makanan dan obat-obatan . Perusakan habitat juga merupakan faktor dalam status ‘rentan’ . Perdagangan hewan peliharaan ini juga masalah, seperti kura-kura Brown cukup berharga dan sebagai hewan peliharaan yang amat dicari. Konsumsi berlebihan dan perusakan habitat telah menyebabkan populasi spesies ini menurun dengan cepat di banyak daerah penyebaran. Spesies ini dianggap terancam punah oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam tercantum dalam Appendix II CITES . Ini adalah salah satu dari banyak spesies kura-kura darat dan air tawar dan kura-kura di Asia yang terancam oleh komersialisasi dan konsumsi yang berlebihan. ( Moll , 1989). http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Manouria_emys/

Manouria emys emys

Testudo emys Schlegel & Müller , 1840
Testudo emydoides Duméril & Bibron , 1851
Manouria fusca Gray , 1854
Teleopus luxatus LeConte , 1854
Manouria emydoides Strauch , 1862
Manouria emys Strauch , 1862
Manouria luxata Strauch , 1862
Testudo ( Scapia ) falconeri Gray , 1869
Scapia falconeri Gray , 1870
Manuria emys Lydekker , 1889
Geochelone emys Loveridge & Williams , 1957
Manouria emys emys Obst , 1983
Geochelone emys emys Gosławski & Hryniewicz , 1993
Testudo emys emys Paull , 1999

Picture14emysemys

Manouria-emys_Guguak-Malalo_AAD_001

http://www.fobi.web.id/key/Testudinidae?g2_itemId=59363

Asian-tortoise-on-leaf-litter Asian-tortoise-dorsal-view-of-carapace

Asian-tortoise-dorsal-view Asian-tortoise3 Asian-tortoise

http://www.arkive.org/asian-tortoise/manouria-emys/

Manouria-emys-03000027972_01

http://reptile-database.reptarium.cz/species?genus=Manouria&species=emys

Manouria emys phayrei

Testudo phayrei Blyth , 1853
Testudo ( Scapia ) falconeri Gray , 1869
Scapia falconeri Gray , 1870
Scapia phayrei Gray , 1871
Testudo nutapundi Reimann , 1979
Geochelone nutapundi Groombridge , 1982
Manouria emys nutapundi Obst , 1983
Manouria emys phayrei Bour , 1984
Geochelone emys nutapundi Gosławski & Hryniewicz , 1993
Manouria nutapundi Obst , 1996
Manouria emys phayeri Paull , 1997
Manouria emys phayre Das , 2001 ( ex errore )
Manouria emys phareyi Ferri , 2002 ( ex errore )

BurmeseMountainTortoiseBaby660

http://www.reptilestogo.com/For_Sale_Burmese_Mountain_Tortoise_Baby.htm

Manouria emys Burmese mountain tortoise copy

http://www.ryanphotographic.com/testudinidae.htm

Black-Asian-giant-tortoise-Manouria-emys-phayrei

http://www.arkive.org/asian-tortoise/manouria-emys/

12367thelittlegirl_-med 12367breeding-med 12367EPLaying

http://forums.kingsnake.com/view.php?id=1639431,1639431

IMG_1646

http://www.turtletimes.com/forums/topic/68726-cbb-08-black-mountain-tortoise-asian-black-manouria-emys-phayrei/

PERBEDAAN KEDUA MANOURIA EMYS (m. emys emys/ sumatra-kalimantan dan m. phayrei/myanmar-birma), juga adakah perbedaan lokalitas antara m. emys emys sumtara dan m. emys emys kalimantan

kalau dari sisi warna baik yang emys emys dan phayrei tiada ada perbedaan karena masing-masing juga memiliki dari kekuning kehijauan sampai coklat hingga gelap hitam. Tiada beda tiadanya perbedaan secara warna antara yng tinggal di sumtra dan yang di kalimantan.

atau silakan tanya sendiri pada pemilik kura emys yang sekaligus memiliki kura emys sumatra dan kalimantan. karena memang sy berangkat dr membaca, maaf bukan dari pengalaman.
dan kalau anda kalian tahu perbedan antara m.e. sumatera dan kalimantan kasih tahu saya ya 🙂

emysemysxphareyPLASTRON

ket gambar: kedua baris atas adalah m. emys emys dan kedua baris yang di bawah adalah m. emys phayrei. Lihat perbedaannya (lingkaran orange) terletak pada baris scutes atas antara ada jarak dan tiada jarak scutes yang bertemu di tengah garis melintang plastron.

52. Big Bend slider ( Trachemys gaigeae )

kerajaan Animalia
filum Chordata
kelas Reptilia
urutan Testudines
keluarga Emydidae
Genus Trachemys

Informasi tentang slider tikungan besar saat ini sedang diteliti dan ditulis dan akan muncul di sini segera

Sinonim
Pseudemys scripta gaigeae , Pseudemys scripta hartwegi .

http://www.arkive.org/big-bend-slider/trachemys-gaigeae/image-G68761.html

Picture14

Trachemys gaigeae ( Hartweg 1939)
Big Bend Slider , Meksiko Plateau Slider ,
Jicotea de la Meseta Mexicana

The Big Bend slider, Trachemys gaigeae ( Keluarga Emydidae ) , adalah kura-kura air tawar berukuran sedang ( panjang karapas sampai 31 cm ) yang terbatas pada wilayah sungai dari gurun barat daya Amerika Serikat dan Meksiko utara. Dua subspesies allopatric saat ini diakui adalah: T. g . gaigeae dan T. g . hartwegi, yang mungkin merupakan spesies yang berbeda. Degradasi dan fragmentasi habitat sungai kemungkinan ancaman yang paling signifikan terhadapnya. Berlebihnya permintaan untuk perdagangan hewan peliharaan atau sebagai makanan dan hibridisasi dengan memperkenalkan Trachemys scripta juga menjadi perhatian, walaupun informasi lebih lanjut diperlukan. Koleksi komersial dilarang di Amerika Serikat tetapi sebaliknya slider ini menerima sedikit perlindungan, kecuali kepemilikan individual .

Spesies ini menempati waduk dan kolam buatan di New Mexico. Status dan ekologi spesies ini di Amerika Serikat telah sedikit dipelajari sampai saat ini dan bahkan sedikit yang diketahui tentang populasi di Meksiko .

Penyebaran di Mexico , Amerika Serikat. Berada di Rio Grande ( = Río Bravo del Norte ) drainase dari tengah-selatan New Mexico hilir barat Texas dan barat laut Coahuila, Río Conchos di Meksiko dari selatan Chihuahua hilir untuk pertemuan dengan Rio Grande , dan Río Nazas sekitar kantong di Durango dan Coahuila , Meksiko .

Sinonim Pseudemys scripta gaigeae Hartweg 1939 , Pseudemys gaigeae , Chrysemys scripta gaigeae , Chrysemys gaigeae , Chrysemys ( Trachemys ) scripta gaigeae , Trachemys nebulosa gaigeae , Trachemys scripta gaigeae , Trachemys gaigeae .

Dua
Subspesies saat ini yang diakui : Trachemys gaigeae gaigeae ( Big Bend Slider , Jicotea de Gaige ) dan Trachemys gaigeae hartwegi ( Nazas Slider , Jicotea del Nazas ) ( sinonim : Pseudemys scripta hartwegi Legler 1990, Chrysemys scripta hartwegi , Trachemys scripta hartwegi , Trachemys nebulosa hartwegi , Trachemys ornata hartwegi , Trachemys hartwegi ) .

Status .  IUCN 2009 Red List : Rentan ( VU A1c , D2 ) ( 1996 , perlu memperbarui ) , CITES : Tidak Terdaftar , US ESA : Tidak Terdaftar , New Mexico : Spesies Kebutuhan Konservasi Greatest . (( James N. Stuart dan Joseph P. Ward ))

http://www.iucn-tftsg.org/toc/trachemys-gaigeae-032/

Picture141

http://www.iucn-tftsg.org/toc/trachemys-gaigeae-032

Big-bend-slider-head Big-bend-slider Big-bend-slider-basking Big-bend-slider-resting-on-a-log

http://www.arkive.org/big-bend-slider/trachemys-gaigeae

Big Bend Slider, Trachemys gaigeae

http://turtlesandmoreturtles.blogspot.com/2008/11/photo-of-big-bend-slider-trachemys.html

Trachemys_gaigeae_Web

http://www.iucn-tftsg.org/toc/trachemys-gaigeae-032/

48. Kura berengsel Bell ( Kinixys belliana )

kerajaan Animalia
filum Chordata
kelas Reptilia
urutan Testudines
keluarga Testudinidae
Genus Kinixys

Picture14

deskripsi
Kura Bell adalah kura-kura berukuran sedang yang namanya secara umum didapat dari  bergeraknya ‘ engsel ‘ di bagian belakang karapas yang memungkinkan untuk menutupi kaki belakang dan ekor ketika terancam. Spesies ini adalah salah satu dari hanya empat kura-kura di dunia, semua dalam genus ini memiliki struktur “engsel” yang tidak biasa pada kura darat. Kerapas Bell yang berengsel berbentuk kubah melandai, dan secara warna cukup bervariasi, meskipun biasanya pola scutes kuning atau coklat kemerahan atau coklat gelap dengan tepi hitam. Plastron biasanya kuning dengan semburat warna hitam, sementara anggota badan dan ekor berwarna coklat keabu-abuan, bentuk ekor berakhir dengan ujung lancip bagai cakar. Kepala berwarna coklat atau hitam kekuning atau kecokelatan. Jantan Bell cenderung lebih pudar dalam warna daripada wanita dan juga memiliki ekor yang lebih besar dan cekungan pada plastron, sedangkan remaja tidak memiliki engsel seperti yang sudah dewasa.

Dua subspesies Bell yang diakui : Kinixys belliana belliana yang memiliki lima cakar pada masing-masing kaki depan, serta Kinixys belliana nogueyi yang hanya memiliki empat cakar pada masing-masing kaki depan nya. Beberapa juga mengakui subspesies ketiga, Kinixys belliana zombensis, tetapi yang ini cenderung digolongkan dengan K. b . belliana.

Juga dikenal sebagai
Bell hingeback kura-kura

ukuran
Panjang : 15 – 22 cm
berat
1 – 2 kg

biologi
kura ini aktif selama musim hujan, sementara musim kemarau menjalani estivating dalam liang atau di dasar lumpur yang dekat sumber air. Diet bervariasi omnivore yang lebih cenderung herbivora mencakup vegetasi seperti daun, rumput dan daun, serta buah-buahan jatuh, tebu, jamur, serangga, lipan, siput dan bahkan bangkai. Peneluran diperkirakan terjadi selama bulan-bulan basah, ketika betina menggali lubang di mana mampu bertelur hingga sepuluh butir. Masa Inkubasi dapat berlangsung antara 90 -110 hari, atau mungkin sampai satu tahun. Tukik berukuran empat sentimeter atau lebih dan sering berwarna rata seragam kekuningan, kemerahan atau berwarna zaitun kecoklatan, atau dengan scutes coklat gelap dikelilingi oleh garis pembatas kuning. Kura-kura ini bisa hidup sampai 22 tahun di penangkaran.
Penyebaran secara luas di seluruh Afrika sub – Sahara, dari Senegal timur ke Eritrea dan Somalia, dan selatan menuju Afrika Selatan. Sementara K. b . belliana terjadi di Afrika timur, dari Somalia dan Ethiopia ke Republik Demokrat Kongo, dan selatan ke Malawi, Zimbabwe dan Afrika Selatan, serta Madagaskar, sementara K. B. nogueyi terjadi di Afrika Barat, dari Senegal ke arah timur menuju Kamerun dan Republik Afrika Tengah
habitat
Savanna, savana hutan, padang rumput terbuka,  juga pada ketinggian sekitar 3.000 meter. Di selatan Nigeria , Bell ditemukan di perbatasan antara hutan, Guinea sabana dan hutan sabana, meskipun tampaknya jarang di habitat di luar itu di pinggiran. Spesies ini cenderung terjadi di daerah-daerah yang memiliki iklim basah dan kering di mana musim bisa sangat  berbeda.

Bell secara aktif diburu untuk makanan dan obat tradisional seluruh habitat yang ada, terutama di bagian Nigeria, meskipun di beberapa daerah secara tradisional dihormati sebagai “hewan suci” yang membawa kebahagiaan. Bell mungkin terancam oleh eksploitasi perdagangan hewan peliharaan. Meskipun biasanya tidak dianjurkan sebagai hewan peliharaan untuk pemula, larangan perdagangan telah dicanangkan eropa atas kura-kura yang berasal dari daerah afrika barat.
konservasi
Kura Bell terdaftar pada Lampiran II Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Langka ( CITES ) , yang berarti bahwa perdagangan internasional harus hati-hati dipantau dan dikendalikan. Namun, penelitian lebih lanjut mungkin diperlukan untuk lebih memahami ekologi dan kebutuhan Bell sebagai langkah konservasi, dan untuk memastikan bahwa konservasi adalah sebagai penyedia dari perburuan atau pengumpul untuk perdagangan hewan peliharaan. Catatan khusus pada populasi Bell di Delta Niger di Nigeria yang dianggap sangat terancam hingga membutuhkan tindakan konservasi darurat.

http://www.arkive.org/bells-hinged-tortoise/kinixys-bellian

Picture1

http://www.bbc.co.uk/news/world-asia-17085337

baby Bell’s Hingeback Tortoise

http://babiesonearth.blogspot.com/2012/09/baby-bells-hingeback-tortoise.html

Bells-hinged-tortoise-head-detail Bells-hinged-tortoise Bells-hinged-tortoise3

http://www.arkive.org/bells-hinged-tortoise/kinixys-belliana

Bells-hinged-tortoise4

http://reptile-database.reptarium.cz/species?genus=Kinixys&species=zombensis

38. Kura Kuning Asia ( Mauremys mutica )

IUCN Red List Status spesies – TERANCAM Langka

kerajaan Animalia
filum Chordata
kelas Reptilia
urutan Testudines
keluarga Geoemydidae
Genus Mauremys


Sinonim

Emys muticus .

Asian-yellow-pond-turtle-3
deskripsi
Seperti namanya, Kura kuning Asia ( Mauremys mutica ) yang dapat dibedakan dengan tanda-tanda yang khas yaitu yang terdiri dari tenggorokan kuning, dahi kuning kehijauan, plastron kuning dengan bercak hitam, dan warna kunin gading yang berupa garis cahaya dari mata ke leher. Karapasnya berkubah berwarna coklat sampai hitam, meskipun pewarnaan yang bervariasi dalam rentang geografis yang berlainan yang menghasilkan spesies yang pada warna Kepala dan leher berwarna abu-abu zaitun gelap, sedangkan kedua anggota badan dan ekor berwarna abu-abu zaitun yang bagian atas dan pucat keabuabu kekuningan di bawah leher. Anggota tubuh spesies ini berkembang dengan baik dan telah sepenuhnya semua jari kakinya berselaput, dan moncong berbentuk kerucut.

Luar biasa di antara spesies dalam keluarga Geoemydidae, yang betina kadang lebih besar daripada jantan, dengan panjang karapas jantan dewasa sering sama, atau bahkan lebih besar dari pada betina dewasa. Pembedaan jantan dari betina adalah pada cekungnya plastron dan  ekor tebal dan panjang.

Populasi kura ini yang di selatan Kepulauan Ryukyu di Laut Cina Timur telah menyimpang jauh dari populasi yang  kini diakui sebagai subspesies yang berbeda, yang di Ryukyu ( Mauremys mutica Kami ) . Subspesies ini memiliki karapas lebih ringan dari Mauremys mutica mutica, mulai dari abu-abu terang ke kekuningan atau cokelat, dan garis kuning atau gading di belakang mata tidak ada atau tidak jelas. Jantan dewasa dari subspesies ini memiliki panjang karapas cenderung lebih besar daripada yang betina.

ukuran

Panjang karapas : hingga 20 cm

biologi

kura ini bersifat  omnivora yang mencakup cacing tanah, serangga, ikan, berudu, siput dan kepiting, bersama dengan tanaman seperti daun, batang , biji dan buah jatuh. Spesies ini diyakini suka di dalam atau  dekat air di siang hari, yang paling aktif di malam hari dan selama cuaca hujan, walau mungkin kadang-kadang menelusuri tanah di dekat sungai .

Ritual pacaran dan perkawinan kurang banyak diketahui, kecuali jantan hanya mendekati dan mencoba untuk menunggangi sang betina.
Perilaku berbiak telah diteliti dengan baik di penangkaran. Masa bertelur biasanya antara April dan Agustus, dan betina menghasilkan rata-rata sekitar dua kopling per tahun, masing-masing berisi 1-8 telur. Telur menetas setelah rata-rata sekitar 94 hari pada rata-rata  suhu 30 derajat Celcius, dan tukik berukuran 3,3 cm panjangnya dan berat antara 5 dan 8 gram.
Penyebaran di daerah tropis dan subtropis Asia Timur, yaitu di bagian utara Vietnam, selatan dan tengah Cina,  Jepang, dan di pulau Hainan, Taiwan dan Ryukyu keseluruhan.  Dan  Subspesies M. m. Kami hanya ditemukan di Kepulauan Ryukyu.

habitat

Spesies ini adalah semi-akuatik, menempati kolam sungai yang berarus lambat , termasuk kolam, rawa-rawa , rawa dan sungai.

http://www.arkive.org/asian-yellow-pond-turtle/mauremys-mutica/

Figure2

Map showing locality of wild specimens used in this study. M = Mauremys mutica, S = Mauremys sinensis, R = Mauremys reevesii, ⋆ hybrid. Numbers of individuals correspond to specimen numbers found in Appendix 1 http://www.springerimages.com/Images/LifeSciences/1-10.1007_s10592-010-0066-z-1

Okinawa Yellow Pond Turtles (Mauremys mutica kami) CB 2010 Okinawa Yellow Pond Turtles (Mauremys mutica kami) CB 2010 2

http://turtlesandmoreturtles.blogspot.com/2008/06/pictures-of-okinawa-yellow-pond-turtle.html

Asian-yellow-pond-turtleAsian-yellow-pond-turtleu

Asian-yellow-pond-turtle- Plastron-view-of-Asian-yellow-pond-turtle-

http://www.arkive.org/asian-yellow-pond-turtle/mauremys-mutica/image-G68755.html

47. kura bermata Beal (Sacalia bealei)

IUCN Red List Status spesies – TERANCAM Langka
kerajaan Animalia
filum Chordata
kelas Reptilia
urutan Testudines
keluarga Geoemydidae
Genus Sacalia

Beals-eyed-turtle34

Informasi tentang kura Beal’s Bermata saat ini sedang diteliti dan ditulis dan akan muncul  segera di : http://www.arkive.org/beals-eyed-turtle/sacalia-bealei/image-G135229.html

sacalia_bealei_distribucion

http://www.testudines.org/en/medias/media/4874

Batrachemys heliostemma3

http://www.testudines.org/en/medias/media/4874

Head-of-Beals-eyed-turtle Beals-eyed-turtle

http://www.arkive.org/beals-eyed-turtle/sacalia-bealei/image-G135229.html

Sacalia_bealei_pair_1a Sacalia_bealei_pair_1b

http://www.empireoftheturtle.com/sacalia_bealei.htm

42. Kura Leher Panjang dari Timur ( Chelodina longicollis )

Status konservasi Bimbang ( IUCN 2.3 )

Kerajaan: Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Sauropsida
Order: Testudines
Subordo : Pleurodira
Keluarga : Chelidae
Subfamili : Chelodininae
Genus : Chelodina
Subgenus : Chelodina
Spesies : C. ( C) longicollis
nama binomial
Chelodina longicollis
Shaw, 1794
Sinonim

Testudo longicollis Shaw , 1794
Emys longicollis Schweigger , 1812
Emys longicolis Gray , 1825 ( ex errore )
Chelodina longicollis Fitzinger , 1826
Hydraspis longicollis Bell , 1828
Chelys ( Chelodina ) longicollis Gray , 1831
Chelodina novaehollandiae Duméril & Bibron , 1835
Chelodina sulcata Gray , 1856
Chelodina sulcifera Gray , 1856
Chelydura longicollis Oudemans , 1894
Chelodina longicollis longicollis Mertens , 1972
Chelodina longicollis sulcifera Mertens , 1972
Chelodina longicollis sulcata Webb , 1995

Chelodina-longicollis14

Kura berleher dari bagian timur (Chelodina longicollis),  juga dikenal sebagai kura dari timur berleher ular, memiliki fitur yang paling khas yaitu karena leher panjangnya. jenis kura-kura berleher menyamping yang berarti bahwa ia melipat kepalanya ke samping antara kerapas dan plastron di depan dan bukan menariknya ke dalam.
Memiliki kaki berselaput kuat untuk berenang, menggali, dan mengoyak mangsanya. Kerapasnya hamper rata dan landai, luas, warnanya coklat  dan degan masing scutes bernoktah hitam. Di pelat plastron bergaris hitam khas di jahitannya/garis antar lempeng plastron .

Kura-kura ini ditemukan di pedalaman di habitat air tawar yang bergerak lambat seperti rawa, bendungan, dan danau di Australia, menyebar dari Queensland utara ke Australia Selatan. Mereka lebih suka  berjemur di kayu atau batu di siang hari.

Ketika merasa terancam , kura-kura ini akan memancarkan cairan berbau ofensif dari kelenjar musknya . Sehingga dikenal sebagai, seakan ” bertabiat buruk”.
Kura ini bersifat karnivora, makan berbagai hewan. Ini termasuk serangga, cacing, berudu, katak, ikan kecil, krustasea, dan moluska.

Pada awal musim panas betina akan bertelur antara 2 -10 butir telur di tepian sungai. Tiga sampai lima bulan kemudian tukik keluar dari cangkangnya. Kura-kura muda sering menjadi mangsa predator seperti ikan dan burung. Betina memiliki masa peneluran sebanyak 2-3 per tahun.

http://en.wikipedia.org/wiki/Eastern_long-necked_turtle

Chelodina-longicollis-range-distribution-map

http://www.arod.com.au/arod/reptilia/Testudines/Cheluidae/Chelodina/longicollis

Chelodina-longicollis

http://www.flickr.com/photos/arthur_chapman/6464123843/sizes/m/in/photostream/

Common_snakeneck_turtle_(Chelodina_longicollis)_2

http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Common_snakeneck_turtle_%28Chelodina_longicollis%29_2.jpg

Chelodina-longicollis-thumb

http://www.arod.com.au/arod/reptilia/Testudines/Cheluidae/Chelodina/longicollis

Chelodina-longicollisplastron

http://www.flickr.com/photos/arthur_chapman/6464135535/sizes/m/in/photostream/