Odontochelys, prehistoric turtle

Odontochelys (Li et al, 2008.)

Kisaran Temporal : Trias Akhir, 220 juta th yll

Kerajaan: Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Reptilia
Order: † Procolophonomorpha
Order: Testudines ( = Chelonii )
Subordo : † Proganochelydia
Keluarga : † Odontochelyidae
Li et al, 2008.
Genus : † Odontochelys
Li et al, 2008.
Spesies : † O. Semitestacea

14Odontochelys.
nama binomial
Odontochelys semitestacea
Li et al, 2008.

Odontochelys semitestacea adalah spesies kura-kura tertua yang sudah punah. Ini adalah spesies yang hanya dikenal dalam genus Odontochelys dan keluarga Odontochelyidae . , O. semitestacea pertama kali dijelaskan dari tiga spesimen 220 juta tahun yang digali di dalam deposit Trias di Guizhou, Cina .

Odontochelys amat berbeda disbandingkura-kura modern. Kura-kura modern memiliki paruh yang tanpa gigi dalam mulut mereka. Sebaliknya, fosil Odontochelys ditemukan memiliki gigi tertanam dalam rahang atas dan bawah mereka. Salah satu fitur yang paling mencolok dari kura baik modern ataupun  prasejarah adalah tempurung punggung mereka, membentuk sebuah karapas lapis baja di atas tubuhnya. Tetapi Odontochelys hanya memiliki bagian bawah baju besinyayaitu plastron.  Dia belum sepenuhnya memiliki karapas yang kerasseperti kebanyakan kura-kura lain. Alih-alih karapas solid, Odontochelys memiliki rusuk yang melebar seperti embrio kura modern yang masih belum mulai mengembangkan pelat karapas.

Selain kehadiran gigi dan tidak adanya karapas yang solid, beberapa ciri-ciri kerangka lainnya membedakan Odontochelys sebagai basal dibandingkan dengan kura-kura lainnyayang masih ada dan sebaliknya. Titik artikulasi antara tulang rusuk dan tulang punggung adalah jelas berbeda di Odontochelys dibandingkan penyu nantinya. Dalam perbandingan proporsi tengkorak, tengkorak Odontochelys jauh lebih memanjang pra – orbitally (di depan mata) dibandingkan dengan kura-kura lain. Ekor kura prasejarah lebih panjang dibanding proporsi tubuhdari kura-kura lainnya. Selain itu, proses transversus ditemukan di bagian ekor tidak menyatu seperti kura-kura di kemudian hari. Juga, skapula spesimen setelah diperiksa dan diidentifikasi telah kekurangan proses akromion. Secara bersama-sama, perbedaan-perbedaan anatomi telah ditafsirkan oleh penemu berarti bahwa Odontochelys memiliki beberapa fitur yang paling primitif yang pernah terlihat di kura-kura dan sedikit dari fosil transisi seperti ini.

Beberapa ilmuwan bagaimanapun tetap skeptis terhadap ide ini. Reisz mengusulkan bahwa Odontochelys tidak mewakili evolusi kura-kura yang bercangkang, tetapi itu adalah keturunan yang lebih tua lagi atas evolusi tameng yang di bawah. Tameng tersebut dapat dilihat pada kura-kura modern seperti penyu belimbing ( Dermochelys genus ).

Sangat mungkin bahwa Odontochelys adalah hidup di air, sebagai spesimen fosil yang ditemukan di deposito laut penuh dengan conodont dan Amon.  Teori lain mengatakan bahwa mungkin kura-kura primitif seperti ini sering berada di  perairan laut dangkal dekat pantai.

Nama spesies ini adalah Odontochelys semitestacea yang secara harfiah berarti “kura bergigi dengan memiliki setengah kerapas” begitulah deskripsi yang tepat dari karakteristik fisik yang paling terlihat.

http://en.wikipedia.org/wiki/Odontochelys

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s