73. Kura BOX Terrapene carolina ( Linnaeus , 1758)

Status konservasi: Rentan ( IUCN 3.1 )


Kerajaan: Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Reptilia
Order: Testudines
Keluarga : Emydidae
Genus : Terrapene
Spesies : T. Carolina

Sinonim

Testudo carolina Linnaeus, 1758
Testudo clausa Gmelin , 1789
Terrapene carolina – Bell , 1825

Picture14box

Secara umum Kura Kotak( Terrapene carolina ) adalah spesies kura-kura kotak dengan enam subspesies yang ada . Hal ini ditemukan di seluruh Amerika Serikat bagian timur dan Meksiko . Dinamakan demikian karena  memiliki engsel khas yang mampu menutup secara rapat seluruh anggota badannya ( kotak ). Rahang atas yang panjang dan melengkung .

Kura  ini terutama terestrial dan makan berbagai macam tumbuhan dan hewan . Betina bertelur di musim panas . Sedang kura kotak di bagian utara mengalami hibernasi selama musim dingin .

Berkurangnya kura ini dikarenakan hilangnya habitat , roadkill , dan penangkapan untuk perdagangan hewan peliharaan . Spesies ini diklasifikasikan sebagai Rentan terhadap ancaman dan kelangsungan hidupnya oleh IUCN Red List . Tiga negara bagian AS telah mengangkatnya sebagai hewan dari Negara bagian tersebut sebagai reptil resmi mereka .

klasifikasi
Terrapene carolina pertama kali dijelaskan oleh Linnaeus tahun 1758 . Ini adalah spesies tipe untuk genus Terrapene dan juga memiliki lebih subspesies dari yang lain yaitu tiga spesies di dalam genus ini . Kura kotak dari timur adalah subspesies kura-kura  yang diakui oleh Linnaeus . Lima subspesies lain pertama kali diklasifikasikan selama abad ke-19 .  Selain itu , satu spesies punah.

bagian jenis
kura Box Amerika Serikat yang di Timur Terrapene carolina carolina ( Linnaeus ) 1758
kura Box Amerika Serikat dari Florida Terrapene carolina oleh bauri Taylor 1895
kura kotak di Gulf Coast Amerika Serikat Terrapene carolina ( Agassiz ) 1857
kura kotak tree-toad Amerika Serikat Terrapene carolina triunguis ( Agassiz ) 1857
kura-kura kotak
dari mexico Terrapene carolina mexicana ( Gray ) 1849
kura kotak Meksiko Yucatán Terrapene carolina yucatana ( Boulenger ) 1895
kura kotak Amerika Utara Terrapene carolina putnami ( punah ) OP Hay 1906

deskripsi
peganglah kura dan intip dibawah/plastronnya memiliki tampilan lipit dengan hinging/engsel patahan terlihat elastic pada garis melintang.

Terrapene carolinamendapatkan namanya dari kekhsan struktur cangkangnya yang terdiri dari karapas tinggi menyerupai kubah ( shell atas) yang begitu besar, plastron berengsel ( shell rendah ) yang memungkinkan kura untuk menutup rapat dirinya, penyegelan kepala  dan anggota badan dengan aman dalam sebuah kotak yang tidak tertembus.  karapas berwarna coklat, sering dihiasi pola variabel garis oranye atau kuning , bintik-bintik, bar atau bercak. Plastron berwarna coklat tua dan mungkin secara umum seragam berwarna itu , atau menunjukkan bercak gelap.

kura-kura ini tergolong kecil untuk ukuran sedang kepala dan rahang atas yang khas. Sebagian besar jantan dewasamemiliki iris merah, sedangkan yang betina coklat kekuningan. Jantan juga berbeda dari perempuan dengan memiliki lebih pendek, cakar gempal dan lebih melengkung pada kaki belakang mereka, dan ekor lebih panjang dan tebal.

Ada enam subspesies yang masih ada/hidup, masing-masing berbeda sedikit dalam penampilan yaitu dalam warna dan pola karapas, dan kepemilikan tiga atau empat jari pada setiap kaki belakang. Subspesies Terrapene carolina triunguis sangat khas karena sebagian besar pejantannya memiliki kepala berwarna merah terang.


distribusi

Dia menghuni hutan terbuka, padang rumput berawa, dataran yang tergenang banjir, hutan semak belukar dan padang rumput  di sebagian besar Amerika Serikat bagian timu , dari Maine dan Michigan ke Texas timur dan selatan Florida. Hal ini juga sering ditemukan di Kanada di Ontario selatan dan di Meksiko sepanjang Gulf Coast dan di Semenanjung Yucatán. Kisaran spesies tidak terus menerus sebagai dua subspesies Meksiko , T. c . mexicana ( box Meksiko kura-kura ) dan T. c . yucatana ( Yucatán kura-kura kotak ) , dipisahkan dari subspesies AS oleh celah di bagian barat Texas . Tiga dari subspesies AS, T. c . carolina ( box Timur kura-kura ) , T. c . utama ( Gulf Coast kura-kura kotak ) dan T. c . bauri ( Florida kura-kura kotak ) , terjadi kira-kira di daerah ditandai dengan nama mereka . T. c . triunguis ( tiga -berujung kura-kura kotak ) ditemukan di Amerika Serikat tengah .


peneluran dan bersarang

Kotak umum kura-kura adalah reptil terutama terestrial yang sering terlihat pada pagi hari , atau setelah hujan , ketika mereka muncul dari tempat penampungan dari beberapa pembusukan daun , kayu , atau liang mamalia untuk mencari makanan . Kura-kura ini memiliki diet sangat beragam hewan dan tumbuhan, termasuk cacing tanah, siput, serangga, buah liar, dan kadang-kadang bahkan bangkai hewan.

Pada bulan-bulan musim panas lebih hangat , kura-kura ini lebih mungkin untuk dilihat dekat tepi rawa atau rawa,  mungkin dalam upaya untuk bersantai pada suhu yang terlalu panas , ( saat suhu tubuh mereka meningkat menjadi sekitar 32 ° C ) , mereka melumuri air liur nya ke atas kaki dan kepala membuat mereka merasa nyaman. Demikian pula , kura-kura dapat buang air kecil pada kaki belakangnya untuk mendinginkan bagian tubuh dimana yang tidak mampu menutupi dengan air liurnya.

Masa pacaran  biasanya terjadi pada musim semi , dimulai dengan fase ” berputar-putar , menggigit dan mendorong “. Tindakan ini dilakukan oleh jantan pada betina yang ditaksirnya . Setelah itu beberapa kali mendorong dan menggigit kerapas, setelah itu melangsungan perkawinannya. Hebatnya, kura-kura kotak betina dapat menyimpan sperma hingga empat tahun setelah kawin, dan dengan demikian tidak perlu untuk kawin setiap tahun.

Pada bulan Mei, Juni atau Juli, betina biasanya bertelur 1 sampai 11 telur ke sarang  yang berbentuk labu yang digali di sepetak tanah berpasir atau tanah liat . Setelah 70 sampai 80 hari inkubasi , telur menetas , dan tukik kecil muncul dari sarang pada akhir musim panas . Di bagian utara penyebaran mereka berhibernasi pada bulan Oktober atau November . Mereka menggali ke dalam tanah yang gembur, pasir, serasah dedaunan , atau lumpur di dasar sungai dan kolam , atau mereka mungkin menggunakan liang mamalia , dan akan tetap di tempat penampungan yang mereka pilih sampai musim dingin berlalu. Kura ini telah dikenal mampu mencapai umur panjang dari vertebrata apapun . Salah satu spesimen hidup sampai setidaknya 138 tahun.

konservasi

Dari beragam spesies kura kotak kini telah menurun sebagai akibat dari sejumlah ancaman yang beragam. Pembangunan pertanian dan perkotaan sebagai salah satu terbesar penyumbang menghancurkan habitat, termasuk kebakaran hutan yang banyak dilakukan oleh kelalaian manusia. Pengembangan membawa serta ancaman tambahan dalam bentuk peningkatan infrastruktu, seperti sering tewas di jalan-jalan dan jalan raya. Koleksi untuk perdagangan hewan peliharaan internasional juga dapat mempengaruhi populasi di beberapa daerah . Karakteristik sejarah hidup penyu kotak ( umur panjang dan tingkat reproduksi yang lambat ) membuatnya sangat rentan terhadap ancaman tersebut. Karena itu diklasifikasikan sebagai spesies Rentan di IUCN Red List . Kura kotak ini juga tercantum pada Lampiran II dari Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Langka ( CITES ), yang berarti bahwa perdagangan internasional dalam spesies ini harus hati-hati dan dipantau untuk memastikan  kompatibel dengan kelangsungan hidup spesies .  Selain itu banyak negara bagian AS saat mengatur atau melarang pengambilan spesies ini.


Spesies ini juga terjadi di sejumlah kawasan
hutan lindung , beberapa di antaranya cukup besar untuk melindungi populasi dari ancaman pembangunan , sementara itu juga dapat terjadi di Sierra del Abra Tanchipa Biosphere Reserve , Meksiko . Rekomendasi konservasi termasuk membangun praktek manajemen selama perkembangan perkotaan yang sympathic untuk spesies ini , serta penelitian lebih lanjut ke dalam sejarah kehidupan dan pemantauan populasi .


reptil negara

bila putaran jam generasi kura ini terganggu secepat berlarinya seekor ‘ kelinci ‘ maka itu juga berarti akan cepatlah kura ini dilupakan. Maka dengan  kesabaran kita yang tentu bagi umat manusia , serta  sebagai simbol Negara kita maka kita akan memperjuangkan tanpa henti tujuan yang besar dan mulia untuk tetap mempertahankan keberadaan dan kelangsungannya . “

Kura ini adalah reptil resmi negara dari tiga negara bagian AS . North Carolina dan Tennessee sebagi penghormatan terhadap kura kotak dari timurdan kura kotak dari Missouri.

http://en.wikipedia.org/wiki/Common_box_turtle

Picture1

Eastern box turtle
Terrapene carolina Carolina

T._c._bauri_hatchling

Eastern_box_turtle

Florida box turtle
T. c. bauri

799px-Florida_Box_Turtle_Digon3a

Three-toed box turtle
T. c. triunguis

800px-Three-toed_Box_Turtle

Gulf Coast box turtle
T. c. major

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Yucatán box turtle
T. c. yucatana

800px-Terrapene_carolina_yucatana

Mexican box turtle
T. c. Mexicana (punah)

800px-CistudoMexicanaFord

Plastron_of_T.carolina_(annotated)

http://en.wikipedia.org/wiki/Common_box_turtle

67. Kura kayu hitam ( Rhinoclemmys funerea )

IUCN Red List Status spesies – Hampir Terancam

kerajaan Animalia
filum Chordata
kelas Reptilia
urutan Testudines
keluarga Geoemydidae
Genus Rhinoclemmys

Picture14

Informasi tentang penyu kayu hitam ( Rhinoclemmys funerea ) saat ini sedang diteliti  dan akan muncul segera . Informasi ini menunggu otentikasi oleh ahlinya , dan akan diperbarui sesegera mungkin . Jika Anda dapat membantu silahkan hubungi : http://www.arkive.org/black-wood-turtle/rhinoclemmys-funerea/photos.html

CostaRicaMap

http://online-field-guide.com/CostaRica.htm

Black-wood-turtle-portrait Black-wood-turtle-pair-basking-on-log Black-wood-turtle-in-habitat

Black-wood-turtle Side-profile-of-black-wood-turtle

http://www.arkive.org/black-wood-turtle/rhinoclemmys-funerea/photos.html

64. kura Hitam Berbintik Hamiltoni (Geoclemys hamiltonii )( Gray , 1831 )

Status konservasi Rentan ( IUCN 2.3 ) [ 1 ]

Kerajaan: Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Reptilia
Order: Testudines
Keluarga : Geoemydidae
Genus : Geoclemys
Spesies : G. Hamiltonii

Sinonim

Emys hamiltonii Gray , 1831
Emys guttata Gray , 1831
Emys picquotii Pelajaran 1831
Clemmys ( Clemmys ) hamiltonii Fitzinger 1835
Geoclemys hamiltonii Gray , 1856
Damonia hamiltonii Gray , 1869
Melanochelys pictus Murray , 1884
Clemmys palaeindica Lydekker 1885
Damonia hamiltoni Lydekker 1889 ( ex errore )
Geoclemmys hamiltonii Boulenger 1889
Emys hamiltoni Smith , 1931
Geoclemys hamiltoni Smith , 1931

Picture14

Kura Hamiltoni ( Geoclemys hamiltonii ), juga dikenal sebagai kura-kura hitamberbintik adalah spesies kura-kura yang ditemukan di Asia Selatan. Hal ini juga dikenal sebagai kura tutul india.

deskripsi
Kura ini dikenal berwarna hitam berbintik-bintik kecil putih kekuningan, karapasnya meninggi membukit, dengan tiga keels atau serangkaian tonjolan nodose sesuai dengan tulang belakang dan perisai pinggirannya. Perbatasan posterior sangat bergerigi di saat muda, tapi semakin berkurang di kala dewasa , begitu pula di rahang atasnya. Lebar mandibula dari G. hamiltonii pada simfisis hampir sama dengan diameter horizontalnya. Kerapasnya melebar, kadang-kadang dibagi menjadi tiga menutupi permukaan atas hingga sampai moncongnya seakan juga di kepalanya bermahkota, begitu juga perisai sekitar rahang atas dan satu di setiap sisi antara mata dan telinga . Tiap jemari berselaput dengan cakar. Ekor sangat pendek. Kerapas berwarna coklat gelap atau kehitaman, per scutes ditandai dengan bintik-bintik kuning dan garis-garis yang memancar, dan bagian-bagian lunak berwarna coklat gelap atau kehitaman dengan bintik-bintik kuning bulat, terbesar pada kepala dan leher. http://en.wikipedia.org/wiki/Black_pond_turtle

distribusi
Spesies ini ditemukan di selatan Pakistan ( Indus dan Sungai Gangga ), India timur laut ( Assam ), dan Bangladesh .

images

http://iucn-tftsg.org

hamiltoni

http://www.flickr.com/photos/taurielloanimaliorchidee/favorites/with/6112240762/lightbox/

hamiltoni27

http://www.reptarium.cz/en/taxonomy/Geoclemys-hamiltonii/photogallery/25795

hamiltoni27.9jpg

http://www.chameleonforums.com/my-daytona-pics-29472/

61. Kura Knobbed Hitam (Graptemys nigrinoda ) Cagle 1954

Status konservasiHampir Terancam ( IUCN 2.3 )


Kerajaan: Animalia
Filum : Chordata
Subphylum : Vertebrata
Kelas : Reptilia
Order: Testudines
Keluarga : Emydidae
Subfamili : Deirochelyinae
Genus : Graptemys
Spesies : G. nigrinoda

Picture14

Sinonim
Graptemys nigrinoda delticola Folkerts & Mount, 1969

Kura knobbed hitam( Graptemys nigrinoda ), sebelumnya dikenal sebagai sawback knobbed,  berukuran sedang dengan kulit abu-abu terang .  Beberapa karakteristik yang paling membedakan kura knobbed hitampada genus Graptemys, adalah menonjolnya  ” paku/mata gergaji ” di karapasnya. Spesies ini menghuni terutama sungai di drainase Mobile Bay , di Alabama dan Mississippi.

deskripsi
Karapas dari Graptemys nigrinoda sedikit berkubah dengan empat pertama vertebra yang rendah di paling depan– memproyeksikan mata gergaji/tombol yang dari rendah kemudian semakin meninggiyang ujungnya berwarna hitam. Proses kedua dan ketiga lebih dominan dalam ukuran dibandingkan dengan yang pertama dan keempat . Dengan bertambahnya usia tombol-tombol itu semakin melandai yang hanya berupa sperti pembengkakan saja.
Kerapas berwarna gelap zaitun kecoklatan. Dalam setiap pleura cincin melingkar kuning kehijauan bergaris hitam. Tukik serupa warna yang dewasa, tetapi warna cenderung lebih kontras, sedangkan mata gergajinya lebih tertekan.

Kepala kecil, berwarna coklat dengan garis-garis kuning , dengan crescent kuning di belakang mata menghadap ke ujung posterior. Garis-garis ini dilanjutkan pada kaki juga, dengan bagian bawah kaki yang lebih soft dari permukaan dorsal.

Bentuk perbedaan seksual jelas dalam spesies ini. Betina kira-kira dua kali ukuran jantannya. Juga , karapas betina ‘ cenderung lebih tinggi daripada jantan , meskipun pejantan memiliki ekor lebih panjang dari betina. Ukuran ( panjang karapas ) telah dicatat mulai 7,6-10,2 cm pada jantan dan 10,2-19,1 cm pada betina.


distribusi

Kura endemik Amerika Serikat tenggara. Di Alabama , mereka ditemukan dalam drainase Mobile Bay . Di Mississippi , mereka ditemukan dalam sistem Tombigbee Sungai dan di Warrior Sungai Hitam sejauh utara Jefferson County, Alabama . Mereka hanya mampu bertahan di air tawar , sehingga mereka hanya ditemukan dalam sistem sungai air tawar.


Habitat dan ekologi

Black- knobbed aktif pada bulan April – akhir November
.Berjemur di basking adalah bagian rutin dari harian mereka , terjadi pada pagi hari dan sore termoregulasi diduga menjadi alasan untuk berjemur yang sekaligus bersama dengan penghilangan parasit dan mengikis pertumbuhan alga.

Ketika didekati, kura-kura akan melompat ke dalam air di dekatnya . Setelah di dalam air, mereka mencari perlindungan di antara cabang-cabang pohon-pohon tumbang di dasar sungai. Sebagian besar mereka tinggal di dasar sungai yang memiliki pasir dan tanah liat dengan arus sedang. Tukik lebih memilih perairan lebih lamban daripada saluran utama.

Sedikit yang diketahui tentang perilaku mencari makannya. Namun, spesies ini telah diamati telah mengkonsumsi kumbang dan capung yang  jatuh ke sungai. Setelah pemeriksaan kedua isi perut menemukan perbedaan persentase bahan makanan. Jantan memiliki sekitar 58 % materi hewan dan materi tetumbuhan 40 %, sementara perempuan memiliki 70 % materi hewan dan materi tetumbuhan 29 %. Tiga sumber utama materi hewan berasal dari spons air tawar, bryozoa, dan moluska. Satu-satunya materi tanaman temukan adalah alga air tawar.

Jantan mencapai kematangan seksual pada sekitar usia 3-4 tahun dan betina sekitar 7-8 tahun. Wanita akan bertelur kira-kira 5 butir dan dapat terjadi  3-4 musim dalam setahun. Waktu bersarang  terjadi dari Mei – Agustus.


konservasi

Saat ini spesies ini diklasifikasikan sebagai terancam punah oleh US Fish and Wildlife Service di sub kategori 3 – C , tetapi diklasifikasikan sebagai Hampir terancam oleh IUCN Red List . Kemungkinan besar terancam oleh degradasi habitat dan perambahan oleh manusia . Selain itu, populasi bisa menurun akibat konsumsi teluroleh manusia atau predator lainnya. Untuk para pemancing kebanyakan kasus tidak disengaja yang dapat membunuh kura-kura melalui senar dan mata kailnya, dan ikutterjaring.

Penangkaran telah menjadi pilihan bagi upaya konservasi. Telah ditentukan bahwa penangkaran adalah salah satu hal yang masuk akal untuk meningkatkan perbanyakan di penangkaran. Namunmasih belum jelas apakah hasil penangkaran  akan dapat dilepaskan ke alam liar yangmemungkinkan berkembang biak sendiri tanpa campur tangan manusia.

http://en.wikipedia.org/wiki/Black-knobbed_map_turtle

images

http://iucn-tftsg.org

black_knobbed

http://www.turtlefarms.com/hatchling.htm

Graptemys_nigrinoda_hatchlings

http://en.wikipedia.org/wiki/File:Graptemys_nigrinoda_hatchlings.jpg

Graptemys_nigrinoda_by_OpenCage

http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Graptemys_nigrinoda_by_OpenCage.jpg

black_knobbed3

http://www.flickr.com/photos/micallefcaptures/7817004094/sizes/m/in/photostream/

Black-knobbed-map-turtle

http://www.arkive.org/black-knobbed-map-turtle/graptemys-nigrinoda/

60. Kura Daun Berdada Hitam ( Geoemyda spengleri )

IUCN Red List Status spesies – TERANCAM

kerajaan Animalia
filum Chordata
kelas Reptilia
urutan Testudines
keluarga Bataguridae
Genus Geoemyda ( 1 )

Picture14

babypix

http://www.turtlepuddle.org/exotics/spengleri-babies.html

Picture14e

http://www.iucn-tftsg.org/geoemyda-spengleri-047/

deskripsi
Kura yang tergolong berukuran kecil ini mudah dikenali oleh karapas pipih nya yang khas bergerigi di bagian depan dan belakang, matanya yang kuning. Plastron berwarna coklat gelap atau pada umumnya kehitaman. Dia memiliki tiga keels menonjoldi sepanjang karapasnya yang bervariasi warna dari oranye – kuning atau cokelat kayu mahony, atau ke warna zaitun yang kusam. Kepalanya coklat gelap ditandai dengan tanda kuning samar dekat mata dan di sepanjang leher, dan tambahan berwarna speckling pucat yang muncul pada sisi kepala dan rahang. Secara umum kulitnya berwarna coklat keabu-abuan, sering belang-belang dengan zaitun atau  orange. Mungkin salah satu fitur yang paling mencolokadalah mata besar dan menonjol dengan iris putih yang memberikan ekspresi tersendiri.

Juga dikenal sebagai
kura berbukit, kura-kura daun Cina, Kura bergerigi Indo -Cina , kura daun bergigi, kura-kura Spengler, kura daun Vietnam , kura kayu Vietnam .

ukuran
Panjang karapas : sampai 11,5 cm

biologi
Meskipun pertama kali dijelaskan sejak tahun 1789 , sangat sedikit yang sudah terdokumentasikan di alam liarnya di mana kura ini berhabitat. Dalam penangkaran Inkubasi terjadi 66-73 hari pada suhu 25 sampai 30 ° C.

Makanan

diperkirakan mencakup siput, kuustasea, cacing tanah dan invertebrata yang berada di lantai hutan, meskipun beberapa ternyata juga memakan buah dan sayuran.

 Habitat
Spesies
kura darat basah ini biasanya ditemukan di serasah daun di lantai hutan, meskipun kadang-kadang suka di genangan air atau sungai dangkal. Kura daun endemic daerah pegunungan utara Vietnam dan Cina selatan.
http://www.arkive.org/black-breasted-leaf-turtle/geoemyda-spengleri/

Black-breasted-leaf-turtle Black-breasted-leaf-turtle- Black-breasted-leaf-turtle-copulation

Black-breasted-leaf-turtle-side-view Close-up-of-a-black-breasted-leaf-turtle- Side-view-of-a-black-breasted-leaf-turtle-

http://www.arkive.org/black-breasted-leaf-turtle/geoemyda-spengleri/

49. Berlandieri’s Texas tortoise (Gopherus berlandieri)

IUCN Red List Status spesies – bimbang

kerajaan Animalia
filum Chordata
kelas Reptilia
urutan Testudines
keluarga Testudinidae
Genus Gopherus

Picture1

spesies dari Amerika, kura-kura Berlandier bentuknya agak lonjong, kerapas agak melandai berpenampilan bergerigi kasar, sebagian besar berwarna coklat, yang pada pusat per scute kekuningan – oranye, sedangkan plastron berwarna kuning. kepala berbentuk baji, memiliki moncong runcing dan rahang atas sedikit tengadah. Kaki belakang kokoh datar rata mirip dengan kaki gajah. Kepala, kaki dan ekor coklat kekuningan. Kura-kura jantan Berlandier dapat dibedakan dengan karapas mereka sedikit lebih panjang dan sempit dan plastronnya cekung.

dikenal sebagai
kura-kura texas.
Sinonim
Gopherus polyphemus berlandieri, Scaptochelys berlandieri, Testudo berlandieri, Xerobates berlandieri.

ukuran

Panjang karapas : sampai 24 cm

biologi

Kura-kura omnivora terutama rumput dan tetumbuhan, buah merah, bunga dan batang kaktus Opuntia. Serangga, siput, bangkai dan tulang hewan juga kadang dikonsumsi.

Tidak seperti spesies lain Gopherus sang kura kura penggali (Gopherus polyphemus), kura-kura Berlandier itu tidak menggali. Sebaliknya, menggunakan lengan depan dan sisi shell untuk mendorong puing-puing dan tanah untuk menciptakan tempat peristirahatan yang awal tidak begitu dalam yang disebut palet. Palet ini umumnya terletak di bawah semak atau kaktus yang itu dipergunakan terus menerus secara bertahap bisa mencapai kedalaman 1,5 meter. Kadang-kadang Berlandier ini menggunakan sarang mamalia lain yang sesuai ukuran liangnya uantuk digali lagi lebih dalam.

Di Texas , musim pacaran dan kawin dari bulan Juni sampai September. Selama pacaran,  sang jantan mengikuti betina, mengangguk kepalanya ke arah betinanya. Yang terakhir untuk mendapatkan betinanya dengan upaya menghentikan yaitu dengan dengan cara menggigit kepalanya, atau menyeruduknya menggunakan tulang gular di depan plastronnya. Maka si betina akan diam di tempat untuk menghindari hal itu sambil menarik kepalanya, sedangkan pejantan terus menerus mendorongnya sampai benar-benar sang betina diam maka akhirnya sang jantan menumpanginya dari belakang, sedang kaki depannya mencengkeram sebagai pegangan/bertumpu pada kerapas betinanya maka kawin baru dilangsungkan.

Waktu bersarang  terjadi antara bulan April dan Juli dengan betina meletakkan biasanya dua atau tiga telur di dalam tanah yang dipadatkannya. Satu atau dua musim peneluran di setiap tahun dan telur menetas setelah 88-118 hari masa inkubasi. Berlandier lambat untuk dewasa dan diperkirakan bahwa perempuan mungkin tidak berkembang biak dengan sukses sampai mereka lebih dari satu dekade.

Habitat
Kura-kura Berlandier mendiami daerah semi-gurun di Meksiko sampai ketinggian 884 meter, dan hutan semak belukar di daerah lembab dan subtropis di selatan Texas sampai 100 atau 200 meter di atas laut,  juga di habitat kering di hutan-hutan belukar dan padang rumput.

Ancaman
Di beberapa bagian jangkauan habitat yang menjadi berkurang akibat dari pertanian intensif. Seperti membabat seluruh areal yang bersemak termasuk kaktus opuntia yang menjadikan tempat penggembalaan ternak yang berupa padang yang menghancurkan habitat alami kura-kura ini. Dampak tersebut telah sangat dirasakan di Rio Grande Valley of Texas, di mana lebih dari 90 persen habitat semi-gurun telah dihancurkan oleh kegiatan pertanian, sementara sisanya yang terlindungi hukum suaka saja yang tersisa 80 persen dari habitat yang cocok juga akan terancam oleh pembangunan. Di masa lalu banyak kura Berlandier yang dikumpulkan untuk perdagangan hewan peliharaan. Walau sekarang sudah sudah terindungi, tetap saja yang illegal akan berlangsung terus berlanjut dan dalam sejumlah kecil dieksploitasi untuk konsumsi. Selain itu, kura-kura Berlandier banyak yang terbubunuh setiap tahun di jalan-jalan.

http://www.arkive.org/berlandiers-tortoise/gopherus-berlandieri/

g_berlandieri_rm

http://emys.geo.orst.edu/collection/species/Gopherusberlandieri/Gopherusberlandieri.html

Texas_tortoise_face_op_800x600

http://www.texasturtles.org/Gopherus_berlandieri.html

Gopherus_berlandieri7

maaf lupa sumbernya.

Berlandiers-tortoise Berlandiers-tortoise2 Berlandiers-tortoise-walking-across-sand

http://www.arkive.org/berlandiers-tortoise/gopherus-berlandieri/

Texas_tortoise_plastron_op_800x600

http://www.texasturtles.org/Gopherus_berlandieri.html

59. Kura-kura hutan Asia ( Manouria emys) ( Schlegel & Müller , 1844 ).

Status konservasi (IUCN 3.1 )

Kerajaan: Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Reptilia
Order: Testudines
Keluarga : Testudinidae
Genus : Manouria
Spesies : M. Emys

Kura-kura hutan Asia (Manouria emys) juga dikenal sebagai kura-kura cokelat Asia adalah spesies kura-kura yang ditemukan di India (Assam), Bangladesh, Burma (Myanmar), Thailand , Malaysia dan Indonesia (Sumatera , Kalimantan) .

deskripsi
Kura-kura terbesar di daratan Asia, kura dewasa dari subspesies utara, Manouria emys phayrei , bisa mencapai 25 kg di alam liar dan lebih lebih di penangkaran. Kerapas  tidak begitu berkubah , margin anterior dan posterior membalik ke atas yang geriginya tidak begitu tajam , memiliki nuchal scute;  memiliki dua perisai supracaudal, perisai dorsalnya  konsentris lurik , seringkali cekung , vertebrals jauh lebih luas daripada panjangnya dan setidaknya seluas costals . Plastron besar , wilayah gular biasanya agak berlekuk ke dalam, lobus belakang sangat berlekuk, perisai dada mungkin secara luas terpisah satu sama lain, atau dari jahitan terlihat berdempetan, perisai aksila sangat kecil , inguinalnya besar. Kepala berukuran sedang disbanding keluasan dan besarnya tubuh , dua perisai besar prefrontal dan frontal besar, paruh tidak nampak, rahang landai datar denticulated , permukaan alveolar rahang atas dengan punggung bukit median kuat . Forelimb anterior dengan sangat besar, kurus, runcing, imbricate tuberkel , membentuk empat atau lima seri membujur; kaki belakang dengan tuberkel tulang yang sangat besar pada permukaan plantar, berbentuk kerucut , dan mencuat seperti pada tumit , dan ada beberapa kelompok yang tuberkelnya mengerucut besar di setiap sisi di bagian belakang paha . Kura dewasa berwarna coklat gelap atau bahkan kehitaman  dan hitam, karapas coklat kekuningan, dengan tanda bidang motif berwarna coklat gelap .

Diyakini berada di antara yang paling primitif dari kura-kura yang kini hidup, berdasarkan studi molekuler dan morfologi . Ini adalah satu-satunya kura-kura yang bertelur di atas tanah dalam hal bersarang (layaknya buaya) yang bahan sarangnya terbuat dari pengumpulan serasah dedaun dan sampah yang dilakukan oleh betina yang dipungut dari areal sekitar sarang radius 150cm-200cm. Betina menggunakan kedua kaki depan dan belakang untuk mengumpulkan bahan sarang dan sering juga mendorongnya  kea rah sarang menggunakan bagian depan tubuhnya. Betina mungkin mampu mengeluarkan telur sampai  50 butir di dalamnya . Dia kemudian menelungkup di dan dekat sarang untuk melindungi dari  predator. http://en.wikipedia.org/wiki/Asian_forest_tortoise

kura Manouria emys

Oleh Vijay Virupannavar

Rentang geografis
Manouria emys adalah asli ke selatan dan tenggara Asia , mulai dari India timur yang kering dan dingin ( Assam ), Bangladesh, selatan dan timur Myanma , Thailand, Malaysia , dan hingga  pulau Sumatera dan Kalimantan . Spesimen Impor/ pendatang telah ditemukan di Vietnam. ( Moll , 1989)

habitat
kura-kura ini ditemukan di daerah beriklim dan berhabitat lembab yang dipengaruhi oleh hujan. Suhu dari 55 F – 85 F ( 13-29 derajat Celcius ) lebih disukai. Untuk bertahan hidup, Manouria emys muda membutuhkan suhu harus di atas 65 F ( 18 derajat Celcius ). Spesies ini juga lebih suka kelembaban sekitar 60 % – 100 %. Selain itu, kura-kura ini tidak pernah keluar jauh dari sumber air, seperti kolam. M. emys biasanya ditemukan di hutan tropis dataran tinggi yang lebih suka di kondisi dingin dan lembab disbanding spesies kura-kura lainnya. ( McKeown , et al , 1991; . Jacobsen dan Tabaka , 2004)

Deskripsi Fisik

Manouria emys adalah kura-kura terbesar menghuni Asia. Beberapa karakteristik dari cangkangnya membedakannya dari spesies lain . The scute serviks di kulit kura-kura cokelat yang lebih pendek dan lebih luas bila dibandingkan dengan kura-kura Asia lainnya selatan . Cokelat kura-kura juga telah membagi scutes supracaudal , sedangkan kura-kura lain tidak . Ini memiliki banyak sisik pada paha belakang nya , sebuah karapas kubah , sedikit bergerigi marginals posterior , dan bervariasi dalam warna dari coklat sampai hitam , tergantung pada subspesies. Ada dua subspesies diakui : 1. Manouria emys emys yang biasa disebut kura-kura cokelat Asia, sementara 2. M. e . phayrei disebut kura cokelat Burma. Burma coklat  lebih besar yang dapat tumbuh hingga 60-80 sentimeter dan berat 37-40 kilogram berwarna lebih gelap dibanding kura cokelat asia emys emys yang tumbuh hingga 50-70 sentimeter dengan berat 20-25 kilogram. Seperti pada umumnya kura-kura, Jantan cenderung memiliki ekor panjang dan lebih tebal dan juga memiliki cekung plastra ( yang berfungsi untuk memfasilitasi kawin ) dari pada betina. ( Moll , 1989)

rentang berat badan
20-40 kg
44,05-83,50 lb

  rentang panjang
50 sampai 80 cm
19,69-27,62 lb

reproduksi
Tingkah laku pacaran pada spesies ini lebih rumit daripada di kura-kura lain, Selama pacaran kepala jantan mengangguk untuk berkomunikasi dengan calon pasangan. Betina biasanya tidak membalas dengan anggukan kepalanya dalam tidak menanggapi selama pacaran karena mungkin betina tidak siap matang belum waktunya kawin, meskipun betina melakukan anggukan kepala untuk berkomunikasi satu sama lain atau dengan jantan saat tidak waktunya masa kawin. Kedua jenis kepala angguk mengangguk terarah horizontal dan ditinggikan vertikal . Fiksasi adalah perilaku lain pacaran yang dilakukan oleh jantan yaitu sepenuhnya memperpanjang kepala dan leher yang tetap menunjuk/ mengarah ke arah betina yang dituju. Pendekatan dengan jalan menempel betina dari belakang. Jika yang betina melambat atau berhenti maka biasanya yang jantan mencoba untuk menunggangi nya. Jika dia tidak memperlambat atau menghentikan maka pejantan akan menggigit sang betina agar tidak bergerak/ diam untuk agar mudah menungganginya.  Tabiat lain yaitu pejantan dan betina mengeluarkan suara seperti menyanyi saat pacaran. Suara rendah, menyerupai erangan dan rintihan, dan tidak lupa selalu mengangguk-anggukkan kepala masing-masih di saat pacaran seperti ini.. Vokalisasi jantan biasanya lebih lama dalam durasi dibandingkan vokalisasi betina. Seperti kura-kura lain, laki-laki selalu bersuara gaduh saat terjadi perkawinan .

Kami tidak memiliki informasi apakah jantan atau betina dalam spesies ini ritual kawin akan dilakukan lebih dari sekali per musim, tetapi kemungkinan iya dilakukan dengan kura-kura lainnya, baik laki-laki dan perempuan mungkin memiliki beberapa untuk dikawini walau mungkin hanya dengan pasangan itu itu saja untuk perkawinan yang lebih intens. ( McKeown , et al . , 1991)

    Rentang jumlah keturunan
23-51

    Rata-rata jumlah anak
39

Rentang periode penetasan
63-84 hari

Kebiasaan unik kura ini adalah membangun sarang di atas permukaan tanah (tidak menggali lubang pada umumnya kura), dan bagaimana memberi perlindungan terhadap telur-telurnya .

Selama beberapa hari sebelum bertelur, betina mengumpulkan serasah daun dan ranting dahan serta sampah lainnya yang ada di dekatnya atau radius 150-200cm dari pusat berada di gundukan di mana dia akan meletakkan telurnya. M. Emys menggunakan anggota tubuh bagian depan mereka untuk ‘ memunguti ‘ dedaunan dan sampah.

Dilaporkan banyaknya peneluran di dalam penangkaran 21-53 butir telur per masa peneluran (Ukuran banyaknya jumlah peneluran berkisar 21-53 telur, catatan ini untuk di dalam penangkaran. Waktu inkubasi penetasan berkisar 63-84 hari, juga dalam situasi penangkaran dengan inkubasi buatan. Maaf kami tidak memiliki informasi tentang reproduksi spesies ini di alam liar, McKeown , et al . , 1991), yang betina kemudian metutup dengan vegetasi dan menjaganya , sering juga menumpuki nya dengan berlebihan. Jika telur terancam oleh predator, maka kura betina akan mencoba mengusir mereka dengan mendorong dan menggigit, tetapi jika ini gagal, dia kemudian membela telurnya dengan cara menelungkupi sarang menggunakan seluruh tubuhnya. Perilaku ini biasanya berlangsung hanya beberapa hari setelah bertelur, tetapi telah tercatat sampai enam minggu.
Tidak ada kura-kura lain yang menunjukkan tingginya tingkat pengasuhan dan perlindungan seperti ini. Diperkirakan bahwa perilaku ini membantu melindungi telur dengan mengalihkan dan membingungkan predator, yaitu dengan cara menambahkan bahan lain yang berbau keras menyengat ke sarang untuk membantu menyembunyikan aroma telur dari predator. Suhu sarang penetasan tercatat berkisar pada 82-86 derajat F (28 – 30 C) dan kelembaban 80 – 90%. ( Alderton , 1988; McKeown , et al , 1991; . Moll , 1989)

Capaian Umur
Terbesar faktor pembatas dalam umur tampaknya predasi , baik oleh manusia atau dari kerusakan habitat . ( Moll , 1989)

rata-rata umur
Status : di alam liar
150 tahun

Status : di penangkaran
19,9 tahun

tingkah laku
Manouria emys bergerak sangat lambat, bahkan ketika terancam. Spesies ini aktif selama senja, atau siang hari jika suhu tidak terlalu tinggi. Jika iklim agak  hangat atau bahkan panas maka kura ini menggali tanah untuk didiami atau menempati tumpukan serasah sampah daun yang masih basah. Mereka juga ditemukan suka berendam di kolam dangkal dan sungai kecil yang dangkal yang sama sekali tidak berarus.

kura coklat tampaknya memiliki vokalisasi yang lebih kompleks untuk berkomunikasi dengan lainnya dalam spesies mereka daripada jenis kura-kura yang lain, tetapi mereka dikenal tidak sangat sosial. Jantan selalu terlibat dalam perselisihan vokal dan pertengkaran saling mendorong untuk memperebutkan pasangan, dan juga tingkah kura betina demi mempertahankan sarang juga akan keras dan kasar pada kura yang lain baik sesama betina atau sekalipun dengan pejantan. ( McKeown , et al , 1991; . Moll , 1989)

Makanan
Kura ini cenderung herbivora. Makanan mereka biasanya terdiri dari rumput, sayuran, daun , dan buah-buahan. Mereka juga mau memakan hewan lain pada kesempatan yang sebagian besar adalah invertebrata kecil dan amfibi . ( McKeown , et al , 1991; . Moll , 1989; Jacobsen dan Tabaka , 2004 )

predasi

Spesies ini bergantung pada shell yang kuat untuk perlindungan dari predator . Ini preferensi untuk senja jam untuk kegiatan , dan warna kecoklatan nya juga dapat membantu menghindari predator . Perlindungan Perempuan dan pemeliharaan sarang dapat membantu melindungi anak-anaknya selama waktu yang paling rentan hidup mereka . Meskipun dia tidak bisa mencegah yang kuat telur pemakan , hanya dengan mengganggu predator dan menciptakan gangguan dia dapat mencegah atau membingungkan mereka . Sering sarang – bangunan nya juga dapat membantu menyembunyikan aroma telur .

Manusia adalah predator paling berbahaya untuk spesies ini . Kami tidak memiliki informasi spesifik tentang predator M. emys , tetapi kemungkinan bahwa predator besar , seperti harimau , canids , atau beruang , mungkin akan menyerang kura-kura . Banyak predator yang lebih kecil seperti rubah dan biawak yang suka memakan telur kura-kura, dan burung predator akan menyerang kura-kura remaja. ( Alderton , 1988)

Peran ekosistem
Sebagai herbivora , M. emys membantu dalam membersihkan daun, jamu , dan buah yang berada di lantai hutan. Biji buah tersebar melalui kotoran kura-kura. ( Alderton , 1988; , McKeown , et al , 1991; . Moll , 1989 )

Beberapa orang di Asia Tenggara menggunakan M. emys sebagai sumber makanan dan obat-obatan. Selain itu, M. emys adalah hewan menguntungkan dalam perdagangan hewan peliharaan secara internasional. ( Moll , 1989)

Status konservasi
Di beberapa bagian Asia, kura coklat dieksploitasi untuk makanan dan obat-obatan . Perusakan habitat juga merupakan faktor dalam status ‘rentan’ . Perdagangan hewan peliharaan ini juga masalah, seperti kura-kura Brown cukup berharga dan sebagai hewan peliharaan yang amat dicari. Konsumsi berlebihan dan perusakan habitat telah menyebabkan populasi spesies ini menurun dengan cepat di banyak daerah penyebaran. Spesies ini dianggap terancam punah oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam tercantum dalam Appendix II CITES . Ini adalah salah satu dari banyak spesies kura-kura darat dan air tawar dan kura-kura di Asia yang terancam oleh komersialisasi dan konsumsi yang berlebihan. ( Moll , 1989). http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Manouria_emys/

Manouria emys emys

Testudo emys Schlegel & Müller , 1840
Testudo emydoides Duméril & Bibron , 1851
Manouria fusca Gray , 1854
Teleopus luxatus LeConte , 1854
Manouria emydoides Strauch , 1862
Manouria emys Strauch , 1862
Manouria luxata Strauch , 1862
Testudo ( Scapia ) falconeri Gray , 1869
Scapia falconeri Gray , 1870
Manuria emys Lydekker , 1889
Geochelone emys Loveridge & Williams , 1957
Manouria emys emys Obst , 1983
Geochelone emys emys Gosławski & Hryniewicz , 1993
Testudo emys emys Paull , 1999

Picture14emysemys

Manouria-emys_Guguak-Malalo_AAD_001

http://www.fobi.web.id/key/Testudinidae?g2_itemId=59363

Asian-tortoise-on-leaf-litter Asian-tortoise-dorsal-view-of-carapace

Asian-tortoise-dorsal-view Asian-tortoise3 Asian-tortoise

http://www.arkive.org/asian-tortoise/manouria-emys/

Manouria-emys-03000027972_01

http://reptile-database.reptarium.cz/species?genus=Manouria&species=emys

Manouria emys phayrei

Testudo phayrei Blyth , 1853
Testudo ( Scapia ) falconeri Gray , 1869
Scapia falconeri Gray , 1870
Scapia phayrei Gray , 1871
Testudo nutapundi Reimann , 1979
Geochelone nutapundi Groombridge , 1982
Manouria emys nutapundi Obst , 1983
Manouria emys phayrei Bour , 1984
Geochelone emys nutapundi Gosławski & Hryniewicz , 1993
Manouria nutapundi Obst , 1996
Manouria emys phayeri Paull , 1997
Manouria emys phayre Das , 2001 ( ex errore )
Manouria emys phareyi Ferri , 2002 ( ex errore )

BurmeseMountainTortoiseBaby660

http://www.reptilestogo.com/For_Sale_Burmese_Mountain_Tortoise_Baby.htm

Manouria emys Burmese mountain tortoise copy

http://www.ryanphotographic.com/testudinidae.htm

Black-Asian-giant-tortoise-Manouria-emys-phayrei

http://www.arkive.org/asian-tortoise/manouria-emys/

12367thelittlegirl_-med 12367breeding-med 12367EPLaying

http://forums.kingsnake.com/view.php?id=1639431,1639431

IMG_1646

http://www.turtletimes.com/forums/topic/68726-cbb-08-black-mountain-tortoise-asian-black-manouria-emys-phayrei/

PERBEDAAN KEDUA MANOURIA EMYS (m. emys emys/ sumatra-kalimantan dan m. phayrei/myanmar-birma), juga adakah perbedaan lokalitas antara m. emys emys sumtara dan m. emys emys kalimantan

kalau dari sisi warna baik yang emys emys dan phayrei tiada ada perbedaan karena masing-masing juga memiliki dari kekuning kehijauan sampai coklat hingga gelap hitam. Tiada beda tiadanya perbedaan secara warna antara yng tinggal di sumtra dan yang di kalimantan.

atau silakan tanya sendiri pada pemilik kura emys yang sekaligus memiliki kura emys sumatra dan kalimantan. karena memang sy berangkat dr membaca, maaf bukan dari pengalaman.
dan kalau anda kalian tahu perbedan antara m.e. sumatera dan kalimantan kasih tahu saya ya 🙂

emysemysxphareyPLASTRON

ket gambar: kedua baris atas adalah m. emys emys dan kedua baris yang di bawah adalah m. emys phayrei. Lihat perbedaannya (lingkaran orange) terletak pada baris scutes atas antara ada jarak dan tiada jarak scutes yang bertemu di tengah garis melintang plastron.